Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat Optimalkan Sosialisasi Pajak Air Permukaan

📅 Senin, 01 Jun 2026, 07:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat Optimalkan Sosialisasi Pajak Air Permukaan Doc: ANTARA
Ket. Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pasaman Barat. Saat ini Pemkab setempat optimalkan sosialisasi pajak air permukaan dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah.

SIMPANG EMPAT – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mengoptimalkan sosialisasi pajak air permukaan perkebunan kelapa sawit kepada perusahaan yang ada di daerah itu.

"Saat ini kita terus melakukan sosialisasipajak air permukaan (PIP) kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit yang ada dalam upaya peningkatan pendapatan daerah," kata Pelaksana tugas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pasaman Barat Zulfi Agus di Simpang Empat, Minggu (31/5).

Menurutnya, kewenangan untuk memungut PIP merupakan kewenangan provinsi namun karena wilayahnya berada di Pasaman Barat maka merupakan tanggung jawab bersama

"Kita juga ikut serta mendampingi dan mendukung sosialisasi dalam rangka optimalisasi pendapatan dari sektor itu," kata dia.

Dia mengatakan makin banyak intex atau air sungai yang mengalir ke dalam kebun akan lebih banyak lagi potensi pajak yang diterima.

Ia berharap pajak air permukaan menjadi sumber penerimaan yang optimal bagi Pemkab Pasaman Barat dan Pemerintah Provinsi Sumbar untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Tentu kita berharap tentunya kedepannya ada tambahan pendapatan Pasaman Barat melalui dana bagi hasil (DBH)," ujarnya.

Dia menjelaskan potensi pendapatan dari pajak air permukaan di Pasaman Barat dari kajian Pemprov Sumbar mencapai Rp332 miliar.

Untuk itu, pihaknya, saat ini gencar melakukan sosialisasi kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit agar membayar pajak air permukaan.

"Saat ini kita bersama Pemprov Sumbar sedang menginventaris potensi pendapatan dari pajak air permukaan. Mudah-mudahan pendapatan daerah bisa bertambah kedepannya melalui DBH," kata dia.

Saat ini di Pasaman Barat ada 14 pabrik dan 17 perusahaan kelapa sawit yang menjadi potensi pendapatan pajak air permukaan.

Untuk 2026 Pemkab Pasaman Barat menargetkan pendapatan asli daerah sebesar Rp161,64 miliar dengan meningkatkan sosialisasi ke wajib pajak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Hudson: Supporter Stadion Utama GBK Sangat Fanatik

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Hudson: Supporter Stadion U...
Nasional
Makna Dibalik Peristiwa di ...
Luar Negeri
Trump Klaim Iran Hampir Men...
Megapolitan
516 Angkot Bogor Masih Dibu...

Pembangunan Karakter Harus Berisi Nilai-nilai Toleransi

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Pembangunan Karakter Harus ...
Luar Negeri
Hingga 500 Sekolah di Pranc...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.