Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ruang Digital Harus Sejuk! Pemprov Kalbar Ajak Warga Sebar Konten Positif.

📅 Sabtu, 18 Apr 2026, 18:55 WIB | Oleh:
Ruang Digital Harus Sejuk! Pemprov Kalbar Ajak Warga Sebar Konten Positif. Doc: Antara Foto
Ket. Kegiatan Silahturahmi bersama Menko Polkam di Kalbar yang dihadiri oleh Gubernur Kalbar Ria Norsan dan Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipir Rismanto

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya mencegah potensi perpecahan di ruang digital melalui penguatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat serta mendorong penyebaran informasi yang positif dan edukatif.

“Keamanan adalah fondasi utama untuk menggerakkan roda ekonomi. Tanpa stabilitas, pembangunan akan terhambat,” kata Ria Norsan saat menghadiri silaturahmi bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan paguyuban etnis se-Kalimantan Barat di Aula Graha Khatulistiwa, Polda Kalimantan Barat, Sabtu.

Ia menegaskan pemerintah daerah terus mengedepankan pendekatan dialog dan kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial, termasuk yang muncul akibat dinamika di ruang digital.

“Kita akan mendorong penyelesaian persoalan melalui dialog bersama tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh pemangku kepentingan tanpa mengedepankan ego sektoral,” ujarnya.

Menurut dia, upaya menjaga kondusivitas tidak hanya dilakukan di ruang fisik, tetapi juga di ruang digital yang kini menjadi salah satu kanal utama penyebaran informasi.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago mengingatkan ancaman terhadap persatuan bangsa saat ini banyak muncul dari penyebaran hoaks dan narasi negatif di ruang digital.

“Medan pertempuran saat ini ada di ruang digital. Siapa yang menguasai digital, dia yang memenangkan pertempuran,” katanya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mengisi ruang digital dengan informasi yang benar, faktual, dan edukatif guna menangkal hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan.

“Kuasai ruang digital dengan menyebarkan informasi yang benar. Jika ruang digital dipenuhi berita faktual, maka hoaks tidak akan mendapat tempat,” ujarnya.

Djamari juga mengapresiasi kondisi kerukunan di Kalimantan Barat yang dinilai mampu menjadi contoh nasional dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman.

Menurut dia, penguatan literasi digital dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menjaga kondusivitas daerah sekaligus mencegah potensi perpecahan di tengah masyarakat.

"Dengan penguatan literasi digital dan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat optimistis dapat menjaga kondusivitas daerah sekaligus mencegah potensi perpecahan di tengah masyarakat," kata Djamari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.