Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Kasus Baru Mpox di Inggris dari Penularan Lokal

📅 Kamis, 07 Nov 2024, 01:02 WIB | Oleh:
Dua Kasus Baru Mpox di Inggris dari Penularan Lokal Doc: ISTIMEWA
Ket. Ilustrasi VAKSIN MPOX

JENEWA – Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), pada hari Selasa (5/11), mengatakan dua kasus baru varian mpox klade 1b yang terdeteksi di Inggris adalah kasus pertama yang ditularkan secara lokal di Eropa dan yang pertama di luar Afrika. 

Dikutip dari Voice of America, Badan Keamanan Kesehatan Inggris atau United Kingdom Health Security Agency (UKHSA), mengatakan dua kasus baru tersebut merupakan kontak rumah tangga dari kasus pertama di Inggris yang diidentifikasi minggu lalu, sehingga jumlah total kasus terkonfirmasi di negara itu menjadi tiga kasus.

WHO memperingatkan negara-negara Eropa harus siap untuk mengambil "tindakan cepat" untuk membendung varian mpox terbaru, yang menyebar melalui kontak fisik dekat termasuk hubungan seksual dan berbagi ruang tertutup.

Kedua kasus ini merupakan kasus pertama yang ditularkan secara lokal di luar Afrika sejak Agustus 2024, ketika WHO menyatakan wabah varian baru tersebut sebagai darurat kesehatan masyarakat internasional yang membutuhkan tingkat kewaspadaan tertinggi.

Menurut UKHSA,mereka yang terkena dampak berada dalam perawatan khusus dan risikonya terhadap populasi Inggris "tetap rendah".

Kasus pertama terdeteksi setelah orang tersebut bepergian ke beberapa negara Afrika untuk berlibur dan kembali ke Inggris pada tanggal 21 Oktober lalu.

Gejala seperti Flu

Pasien mengalami gejala seperti flu lebih dari 24 jam kemudian, dan pada tanggal 24 Oktober, mulai timbul ruam yang makin parah pada hari-hari berikutnya.

Mpox merupakan penyakit virus yang berkaitan dengan cacar, dan memiliki dua jenis yakni klade 1 dan klade 2. Gejalanya meliputi demam, ruam kulit atau lepuh berisi nanah, pembengkakan kelenjar getah bening, dan nyeri tubuh.

WHO pertama kali mengumumkan keadaan darurat kesehatan masyarakat internasional pada tahun 2022 terkait penyebaran klade 2. Wabah tersebut sebagian besar memengaruhi pria gay dan biseksual di Eropa dan Amerika Serikat.

Upaya vaksinasi dan peningkatan kesadaran di banyak negara membantu membendung jumlah kasus di seluruh dunia, dan WHO mencabut keadaan darurat pada Mei 2023 setelah melaporkan 140 kematian dari sekitar 87.400 kasus.

Pada tahun 2024, epidemi timbul yang didorong dengan varian klade 1 dan klade 1b, jenis baru yang menyerang anak-anak, telah menyebar luas di Republik Demokratik Kongo.

Varian baru ini juga telah tercatat di negara tetangga Kongo, yaitu Burundi, Kenya, Rwanda, dan Uganda, dengan kasus impor di Swedia, India, Thailand, Jerman, dan Inggris. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.