Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lima Tahun Terakhir, ASDP Catat Kenaikan Pendapatan hingga 57% 

📅 Kamis, 31 Okt 2024, 16:01 WIB | Oleh:
Lima Tahun Terakhir, ASDP Catat Kenaikan Pendapatan hingga 57%  Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Salah satu pelabuhan penyeberangan yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 57,58% atau setara dengan Rp1,79 triliun.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menyebutkan pendapatan perusahaan ini naik dari Rp3,1 triliun pada 2019 menjadi Rp4,9 triliun pada 2023. Adapun pendapatan dari jasa penyeberangan melonjak dari Rp1,9 triliun pada 2019 menjadi Rp3,29 triliun pada 2023, sementara pendapatan dari usaha pelabuhan tumbuh 34,8%, dari Rp776,8 miliar menjadi Rp1,04 triliun. Layanan lainnya, termasuk kerja sama usaha, mencatat kenaikan 29,24% dari Rp447,8 miliar menjadi Rp578,8 miliar.

"Peningkatan pendapatan ini mencerminkan kinerja operasional yang semakin baik dan terus berkembangnya peran ASDP dalam mendukung konektivitas nasional," ujar Shelvy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/10).

Pertumbuhan ASDP juga tercermin pada peningkatan jumlah perjalanan penyeberangan yang mencapai 323.668 trip pada 2023, naik 33,58% dari 242.294 trip pada 2019. Penambahan armada dan rute baru turut mendorong ASDP dalam memenuhi permintaan mobilitas masyarakat, terutama di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Pada 2023, ASDP mencatatkan jumlah penumpang yang diangkut mencapai 6,5 juta orang. Jumlah kendaraan roda dua yang diseberangkan mencapai 4,17 juta unit, sedangkan kendaraan roda empat atau lebih mencapai 4,48 juta unit, dan total muatan barang mencapai 997.211 ton.

"Di sisi profitabilitas, ASDP berhasil mencatatkan kenaikan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar 74,61%, dari Rp351,33 miliar pada 2019 menjadi Rp613,44 miliar pada 2023. Total aset perusahaan meningkat 45,47% menjadi Rp11,05 triliun, sementara ekuitas naik 29,48% menjadi Rp8,38 triliun selama periode yang sama," kata Shelvy.

Saat ini, ASDP mengoperasikan 311 rute penyeberangan di seluruh Indonesia dengan armada yang terdiri dari 220 kapal, 66% di antaranya adalah rute perintis yang khusus untuk mendukung konektivitas di wilayah 3T. Rute-rute komersial yang ASDP operasikan turut memperkuat dukungan finansial untuk menjaga keberlanjutan operasi rute perintis.

"Kami terus berkomitmen memperkuat peran ASDP sebagai penghubung vital yang membuka akses mobilitas masyarakat, termasuk di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau," tutup Shelvy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.