Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB: Rencana Pengurangan Karbon Global Masih Jauh dari yang Direncanakan

📅 Selasa, 29 Okt 2024, 00:00 WIB | Oleh:
PBB: Rencana Pengurangan Karbon Global Masih Jauh dari yang Direncanakan Doc: AFP/JUSTIN TALLIS
Ket. Ketua iklim PBB, Simon Stiell berpidato di Chatham House, London, Inggris, beberapa waktu lalu.

NEW YORK -Perserikatan Bangsa-Bangsa, hari Senin (28/10), mengatakan langkah iklim dunia saat ini hanya akan memangkas emisi pemanasan planet sebesar 2,6 persen pada tahun 2030,sebagian kecil dari apa yang dibutuhkan untuk mencegah dampak terburuk dari pemanasan global.

Dikutip dari Barron, Kepala Iklim PBB, Simon Stiell, mengatakan komitmen yang ada tidak akan menghasilkan pengurangan sebesar 43 persen yang dibutuhkan dekade ini untuk membatasi pemanasan global pada batas aman yang disepakati yakni 1,5 derajat Celsius.

"Temuan laporan tersebut sangat mencolok, tetapi tidak mengejutkan, rencana iklim nasional saat ini masih jauh dari apa yang dibutuhkan untuk menghentikan pemanasan global yang melumpuhkan setiap perekonomian, dan menghancurkan miliaran jiwa dan mata pencaharian di setiap negara," kata Stiell.

Temuan ini muncul hanya beberapa minggu sebelum dimulainya pertemuan puncak iklim PBB COP29 di Azerbaijan, dan saat negara-negara bersiap untuk menyerahkan putaran terbaru rencana iklim nasional mereka pada awal tahun 2025.

"Mereka harus menyajikan rencana yang lebih berani untuk segera memangkas emisi gas rumah kaca seperti karbon dioksida yang menyebabkan pemanasan," kata Stiell.

Gas Pemanas Planet

Berdasarkan janji yang ada, 51,5 miliar ton CO2 dan setaranya dalam bentuk gas pemanas planet lainnya akan dilepaskan pada tahun 2030.

"Polusi gas rumah kaca pada tingkat ini akan menjamin kehancuran manusia dan ekonomi bagi setiap negara, tanpa kecuali," katanya.

"Laporan ini harus menjadi titik balik, mengakhiri era ketidakmampuan dan memicu era percepatan baru, dengan rencana iklim nasional baru yang jauh lebih berani dari setiap negara yang akan dirilis tahun depan," tambahnya.

Program Lingkungan Hidup PBB atauUN Environment Programme (UNEP), pada hari Kamis, juga memperingatkan adanya jurang antara apa yang dijanjikan negara-negara dan apa yang harus mereka capai.

Perjanjian Paris 2015, yang ditandatangani oleh hampir 200 negara, berkomitmen untuk menjaga pemanasan global "jauh di bawah" 2C dibandingkan dengan tingkat pra-industri dan jika memungkinkan, batas aman 1,5C.

"Untuk memiliki peluang 50 persen dalam menahan pemanasan hingga 1,5C, emisi global harus turun hingga 43 persen pada tahun 2030 dibandingkan dengan tingkat tahun 2019," para ahli yang ditugaskan oleh PBB di IPCC.

PBB juga menyatakan konsentrasi gas rumah kaca (GRK) di atmosfer mencapai rekor tertinggi baru pada tahun 2023, yang akan mengunci peningkatan suhu di masa mendatang selama bertahun-tahun mendatang.

"Tingkat tiga gas rumah kaca utama, karbon dioksida, metana, dan nitrogen oksida yang menghangatkan iklim, semuanya meningkat lagi tahun lalu," kata badan cuaca dan iklim PBB,The World Meteorological Organization (WMO).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

51 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.