Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Soal Program Makan Siang Gratis, Ahli Gizi Sebut Variasi Menu Penting untuk Kecukupan Gizi

📅 Senin, 28 Okt 2024, 13:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Soal Program Makan Siang Gratis, Ahli Gizi Sebut Variasi Menu Penting untuk Kecukupan Gizi Doc: ANTARA/Arif Firmansyah
Ket. Sejumlah siswa makan bergizi gratis di SDN Kebon Kopi, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/10/2024).

JAKARTA - Guru Besar Pangan dan Gizi dari Institut Pertanian Bogor Prof. Dr. Ali Khomsan MS, menyebut variasi menu dalam program makan siang bergizi gratis sangat dibutuhkan untuk mencukupi gizi dan nutrisi anak secara keseluruhan.

"Masing-masing komoditas makanan itu akan melengkapi gizi yang satu ke gizi yang lainnya, jadi variasi menu terdiri dari makanan pokok, lauk-pauk, sayur-sayuran dan buah itu pasti akan bermanfaat di dalam mengisi program makan bergizi gratis," kata Prof. Ali, Senin (28/10).

Ali menyebut variasi menu mulai dari sayur, lauk dan makanan pokok akan melengkapi ketidaksimbangan asam amino dari satu komoditas. Beberapa nutrisi juga penting untuk dipenuhi pembentukan otak seperti asam lemak dan omega 3.

Namun Ali mengingatkan agar setiap menu makan siang bergizi gratis juga memperhatikan variasi lauk pauk hewani untuk mencegah penyakit kurang gizi karena anemia yang sering terjadi pada anak usia sekolah.

"Pada anak-anak usia sekolah sebenarnya yang perlu diwaspadai penyakit kurang gizi adalah anemia, dan ini sering terjadi karena kekurangan zat besi dan sumber zat besi itu sebenarnya adalah lauk-pauk hewani," katanya.

Selain lauk pauk hewani, Ali juga menyarankan agar anak banyak mengonsumsi sayur untuk memenuhi kebutuhan akan serat, vitamin dan mineral.

Ali mengatakan semua sayur mempunyai kelebihan masing-masing, namun jika ingin meningkatkan zat besi dan vitamin C bisa mengonsumsi sayur seperti bayam dan kangkung. Sementara kol atau sawi meskipun tidak menonjol dalam kandungan gizi namun memiliki zat anti karsinogen atau zat anti kanker.

Ia menganjurkan untuk mengonsumsi tiga porsi sayur dan dua porsi buah berdampingan dengan asupan nutrisi lainnya.

Ali juga mengatakan anak perlu dibiasakan untuk mengenal bermacam makanan di rumah agar anak bisa menikmati variasi makanan dan tidak pilih-pilih.

"Anak yang suka pilih-pilih makanan akan mengalami kondisi tidak bisa memasukkan makanan dalam posisi atau dalam porsi yang bervariasi, dan ini harus diatasi sejak usia dini oleh orang-orang tua yang mempunyai anak kecil untuk belajar mengenalkan makanan yang bervariasi," kata Ali menjelaskan.

Pengenalan sumber lauk seperti ayam, daging, dan telur harus dibentuk kebiasaan sejak usia dini agar ketika mereka dalam pertumbuhan dan usia semakin dewasa tidak menimbulkan persoalan pada variasi makanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

38 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

44 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.