Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kekurangan Vitamin D Picu Risiko Autoimun pada Anak

📅 Sabtu, 26 Okt 2024, 14:00 WIB | Oleh:
Kekurangan Vitamin D Picu Risiko Autoimun pada Anak Doc: Istimewa

Vitamin dari sinar matahari yang cukup sangat penting untuk kesehatan terutama bagi anak-anak. Di luar peran penyerapan kalsium dan penguatan tulang, para peneliti telah menemukan lebih banyak lagi tentang hubungannya dengan sistem kekebalan tubuh. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bagaimana kekurangan vitamin D pada anak kecil dapat meningkatkan risiko gangguan autoimun.

Menurut studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances, kekurangan vitamin D pada anak-anak terkait dengan penuaan dini pada kelenjar timus. Timus adalah kelenjar getah bening kecil yang membuat dan melatih sel T yang sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh, mempertahankan tubuh dari infeksi dan penyakit. Meskipun sebagian besar sel vital ini diproduksi sebelum kelahiran, sisanya dihasilkan selama masa kanak-kanak, dan pada masa pubertas, individu akan mengembangkan sel T yang lengkap untuk seumur hidupnya.

"Timus yang menua menyebabkan sistem kekebalan tubuh menjadi 'bocor'. Ini berarti timus menjadi kurang efektif dalam menyaring sel-sel kekebalan yang dapat secara keliru menyerang jaringan yang sehat, sehingga meningkatkan risiko penyakit autoimun seperti diabetes tipe 1," kata penulis utama studi John White, dikutip dari Medical Daily, Rabu (23/10).

Penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin D sangat penting untuk kekebalan tubuh, tetapi menurut White, temuan studi terbaru membawa kejelasan baru pada hubungan ini dan dapat mengarah pada strategi baru untuk mencegah penyakit autoimun.

Selama uji coba, para peneliti memeriksa tikus yang tidak dapat memproduksi vitamin D untuk menilai bagaimana kekurangan ini mempengaruhi kelenjar timus mereka. Mereka kemudian melakukan analisis sel dan pengurutan gen untuk memahami dampak kekurangan vitamin D pada sistem kekebalan tubuh. Para peneliti mengharapkan temuan serupa pada manusia karena timus berfungsi sama pada kedua spesies.

Berdasarkan temuan studi ini, para peneliti menyarankan agar anak-anak mendapatkan vitamin D yang cukup, baik melalui sumber-sumber alami seperti makanan yang diperkaya dan sinar matahari atau melalui suplementasi.

"Jika Anda memiliki anak kecil, penting untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan Anda untuk memastikan mereka mendapatkan cukup vitamin D," kata White.

Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh tim yang sama pada tahun 2021, yang menindaklanjuti lebih dari 10.000 anak menunjukkan bahwa suplementasi vitamin D sejak dini dapat mengurangi risiko diabetes tipe 1 hingga lima kali lipat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

32 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

32 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

32 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.