Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tokoh Turki yang Diasingkan Fethullah Gulen Wafat

📅 Selasa, 22 Okt 2024, 09:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tokoh Turki yang Diasingkan Fethullah Gulen Wafat Doc: DW/Reuters/Charles Mostoller
Ket. Gulen telah tinggal di Pennsylvania sejak 1999.

Fethullah Gulen , ulama Turki yang tinggal di AS yang oleh pemerintah Turki di Ankara dituduh sebagai dalang kudeta yang gagal pada tahun 2016, telah wafat pada usia 83 tahun.

Mengutip DW, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan pada hari Senin (21/10) mengkonfirmasi dalam jumpa pers yang tidak terkait di Ankara bahwa Gulen telah meninggal. Ia mengutip intelijen Turki yang memiliki informasi tersebut.

"Sumber intelijen kami mengonfirmasi kematian pemimpin organisasi FETO," kata Fidan.

Diplomat tertinggi Ankara menanggapi pertanyaan dari seorang reporter terkait berita kematian Gulan.

Sebelumnya, situs web Herkul yang menerbitkan khotbah Gulen mengatakan dalam akun X-nya bahwa Gulen meninggal pada Minggu malam di sebuah rumah sakit setelah dirawat karena penyakit jangka panjang.

Apa itu Gerakan Gulen?

Gerakan Gulen, sebuah gerakan keagamaan yang aktif secara global dengan lebih dari 4 juta anggota, bukanlah sebuah organisasi terpusat atau formal, tetapi serangkaian jaringan yang terinspirasi olehGulen.

Gulen, mantan sekutu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, yang tinggal di pengasingan di negara bagian Pennsylvania, AS, membantah tuduhan keterlibatan dalam kudeta yang gagal dan mengutuk upaya tersebut "dengan kata-kata sekeras mungkin."

"Sebagai seseorang yang menderita berbagai kudeta militer selama lima dekade terakhir, sungguh menghina dituduh memiliki hubungan apa pun dengan upaya semacam itu," katanya dalam sebuah pernyataan dari tahun 2016.

Ankara bereaksi terhadap kudeta yang gagal pada tahun 2016

Ankara menetapkan gerakannya sebagai kelompok teroris dan menamainya Organisasi Teroris Fethullahist, atau FETO.

Gulen telah tinggal di negara bagian Pennsylvania, AS sejak 1999. Kewarganegaraan Turki-nya dicabut pada tahun 2017.

Kudeta yang gagal pada tahun 2016 yang menewaskan sekitar 250 orang, mengakibatkan puluhan ribu pegawai negeri sipil di berbagai sektor dipenjara dan dicopot dari jabatan mereka.

Sekitar 125.000 pegawai pemerintah, termasuk 24.000 tentara dan ribuan orang di sistem peradilan, dipecat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.