Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPKP Kota Jayapura ajukan pembangunan dua pos pemadam kebakaran

📅 Senin, 21 Okt 2024, 16:31 WIB | Oleh:
DPKP Kota Jayapura ajukan pembangunan dua pos pemadam kebakaran Doc: ANTARA/Ardiles Leloltery
Ket. Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jayapura Margareta Kirana

Jayapura - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Jayapura, Papua, mengajukan pembangunan dua pos pemadam kebakaran di Distrik Muara Tami dan Distrik Jayapura Utara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2025.

Sekretaris DPKPKota Jayapura Margareta Kirana di Jayapura, Senin, mengatakan pembangunan pos pemadam kebakaran di dua wilayah tersebut sangat penting untuk mempermudah akses kendaraan saat terjadi kebakaran.

"Saat ini pos pemadam kebakaran sudah ada di Distrik Jayapura Selatan, Distrik Heram, dan Distrik Abepura, sehingga kami berharap kedepannya pos pemadam kebakaran juga ada di Distrik Muara Tami dan Jayapura Utara," katanya.

Pihaknya mencatat peristiwa kebakaran terus meningkatkan, dimana pada 2021 terjadi 57 kasus kebakaran, kemudian pada 2022 terjadi 66 kasus, dan tahun 2023 sebanyak 93 kasus, kemudian tahun ini telah tercatat 35 kasus kebakaran.

"Selain itu kami juga terus melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkait tindakan yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran," ujarnya.

Dia menjelaskan sosialisasi pencegahan kebakaran gencar dilakukan dengan melibatkan semua komponen masyarakat sebagai upaya pihaknya dalam mewujudkan Jayapura sebagai kota yang aman dari bahaya kebakaran.

Pihaknya juga berharap ke depan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jayapura dapat menjalin kerja sama dengan PT Air Minum Robongholo Nanwani Jayapura terkait kesediaan air, yang bertujuan membantu memadamkan api saat terjadi kebakaran.

"Hal ini juga penting dalam proses pemadaman kebakaran, karena terdapat 13 sumber air milik PT Air Minum Robongholo Nanwani Jayapura yang bisa digunakan saat terjadi musibah kebakaran," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.