Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Reformasi Birokrasi

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 22:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Perkuat Reformasi Birokrasi Doc: ISTIMEWA
Ket. Manajer Riset Seknas Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Badiul Hadi

JAKARTA - Pemerintahan baru harus memastikan Inspektorat, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki kemampuan memadai untuk mengawasi kabinet. Sebab, mengkoordinir Menteri dan Wakil Menteri (Wamen) yang lebih dari 100 orang dihadapkan tantangan koordinasi lintas kementerian.

Selain menghambat target pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen, masalah koordinasi bisa berdampak ke masyarakat secara tak langsung. "Jika koordinasi tidak berjalan efektif maka berpotensi menghambat pelaksanaan program dan ini berdampak pada masyarakat," tegas Manajer Riset Seknas Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Badiul Hadi di Jakarta, Jumat (18/10), menanggapi kabinet baru.

Dijelaskannya, penguatan upaya pemberantasan korupsi di pemerintahan Prabowo Subianto harus difokuskan pada pendekatan yang komprehensif, tidak hanya sebatas pengawasan terhadap individu menteri dan wakil menteri, tetapi juga dengan reformasi struktural yang mendalam. Mengantisipasi kemungkinan konflik kepentingan antar menteri dan wamen.

"Hanya dengan demikian, pemberantasan korupsi dapat menjadi efektif, dan kabinet yang besar dapat bekerja secara optimal untuk kepentingan rakyat," ucapnya.

Kemudian, pengawasan yang efektif juga perlu melibatkan publik, media dan civil society. Transparansi dapat mencegah korupsi, meningkatkan kualitas partisipasi dan meningkatkan kepercayaan publik pada institusi.

Anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Byarwati menyampaikan pandangannya mengenai tim ekonomi yang dibentuk Presiden terpilih Prabowo serta target yang ingin diraihnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman
    Preview komentar:
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
  • 'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika
    Preview komentar:
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius
    Preview komentar:
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan Nomor ...
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Menkes Dorong Dokter Indone...

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.