Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Butuh 800 Ribu Wirausaha Baru untuk Menjadi Negara Maju

📅 Rabu, 16 Okt 2024, 00:00 WIB | Oleh:
RI Butuh 800 Ribu Wirausaha Baru untuk Menjadi Negara Maju Doc: ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY
Ket. Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) menyatakan Indonesia membutuhkan tambahan 800 ribu wirausaha baru untuk menjadi negara maju. Deputi bidang Kewirausahaan Kemenkop UKM, Siti Azizah, dalam jumpa pers di kantornya di Jakarta, Senin (14/10), menyatakan untuk menjadi maju, Indonesia membutuhkan jumlah wirausaha minimal 4 persen dari total angkatan kerja.

Sementara rasio kewirausahaan nasional saat ini adalah 3,35 persen. Seperti dikutip dari Antara, Siti menyebut jumlah wirausaha di Indonesia saat ini mencapai kurang lebih 4,9 juta.

"Saya punya optimisme kalau kita bekerja dengan sungguh-sungguh dan semua kementerian bergabung insya Allah akan tercapai," ujarnya. Siti mengatakan Kemenkop UKM terus mendorong perguruan tinggi dan universitas untuk berperan lebih dalam mencetak wirausaha muda dengan menambah fakultas kewirausahaan dan kurikulum yang fokus pada pengembangan rencana bisnis sejak dini. "Kami berharap nantinya kalau mereka sudah lulus seperti yang selalu Menteri Teten Masduki sampaikan, bahwa jangan bikin skripsi, tetapi buatlah rencana bisnis," ujar dia lagi.

Dia mengatakan persentase wirausaha di Indonesia masih kalah jauh dibandingkan negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia. Bahkan, persentase wirausaha di AS sudah mencapai 12 persen dari populasi angkatan kerja.

Pendampingan Bisnis

Siti menyampaikan Kemenkop UKM telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan jumlah wirausaha di Indonesia, seperti pengembangan ekosistem bisnis melalui program Entrepreneur Hub, konsultasi dan pendampingan bisnis melalui Entredev, peningkatan kapasitas dan inkubasi startup, hingga fasilitasi pembiayaan wirausaha.

Kemenkop UKM mencatat selama 2021-2024, sebanyak 8.300 wirausaha telah menerima fasilitasi pengembangan kapasitas usaha melalui pendampingan, 555 startup telah mengikuti tahapan inkubasi untuk meningkatkan kapasitas usahanya, dan 642 wirausaha telah mendapatkan pembiayaan sejumlah 195,1 miliar rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.