Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekraf Perlu Dukungan Ruang Publik

📅 Rabu, 16 Okt 2024, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekraf Perlu Dukungan Ruang Publik Doc: ANTARA/Muhammad Ramdan
Ket. Wisatawan asing berkunjung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (6/8/2024).

JAKARTA - Keberadaan ruang publik sangat diperlukan untuk memajukan sektor ekonomi kreatif (ekraf) dan pariwisata Jakarta.

"Pemanfaatan ruang publik sebagai sarana prasarana berbagai kegiatan berkorelasi erat dengan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif," tutur Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta, Puji Hastuti di Jakarta, Selasa.

Dosen Universitas Prasetya Mulya dan Praktisi Event Salsabila Ramadita juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, dilihat dari konteks ekonomi kreatif, ruang publik bisa menjadi wadah interaksi langsung penjual dan pembeli.

"Tujuannya tentu peningkatan visibilitas produk kreatif, menjangkau audiens baru, serta menghidupkan komunitas melalui aktivitas ekonomi," jelas Salsabila. Sebenarnya, lanjut Salsa, Jakarta sudah mulai memanfaatkan ruang publik.

Misalnya, festival UMKM yang menjadi salah satu bentuk event untuk mendorong perkembangan ekraf. Melalui pemanfaatan ruang publik, menjadi wadah pertemuan penjual dan pembeli. Kalau di luar negeri seperti Eropa, justru kekuatan event di ruang publik jadi strategi kota untuk mendapatkan keuntungan.

Dengan status pernah menjadi ibu kota, Salsabila menuturkan, Jakarta sendiri tentu memiliki potensi untuk menjadikan ruang-ruang publik sebagai tempat penyelenggaraan event UMKM yang terintegrasi dengan kampanye budaya lokal.

Selain itu, berkaitan dengan tujuan Jakarta sebagai kota global, ke depan bukan hanya penduduk dari kota penyangga yang datang ke ruang publik di Jakarta, melainkan penduduk negara-negara sekitar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.