Ekraf Perlu Dukungan Ruang Publik
📅 Rabu, 16 Okt 2024, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Muhammad Ramdan
JAKARTA - Keberadaan ruang publik sangat diperlukan untuk memajukan sektor ekonomi kreatif (ekraf) dan pariwisata Jakarta.
"Pemanfaatan ruang publik sebagai sarana prasarana berbagai kegiatan berkorelasi erat dengan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif," tutur Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta, Puji Hastuti di Jakarta, Selasa.
Dosen Universitas Prasetya Mulya dan Praktisi Event Salsabila Ramadita juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, dilihat dari konteks ekonomi kreatif, ruang publik bisa menjadi wadah interaksi langsung penjual dan pembeli.
"Tujuannya tentu peningkatan visibilitas produk kreatif, menjangkau audiens baru, serta menghidupkan komunitas melalui aktivitas ekonomi," jelas Salsabila. Sebenarnya, lanjut Salsa, Jakarta sudah mulai memanfaatkan ruang publik.
Misalnya, festival UMKM yang menjadi salah satu bentuk event untuk mendorong perkembangan ekraf. Melalui pemanfaatan ruang publik, menjadi wadah pertemuan penjual dan pembeli. Kalau di luar negeri seperti Eropa, justru kekuatan event di ruang publik jadi strategi kota untuk mendapatkan keuntungan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan status pernah menjadi ibu kota, Salsabila menuturkan, Jakarta sendiri tentu memiliki potensi untuk menjadikan ruang-ruang publik sebagai tempat penyelenggaraan event UMKM yang terintegrasi dengan kampanye budaya lokal.
Selain itu, berkaitan dengan tujuan Jakarta sebagai kota global, ke depan bukan hanya penduduk dari kota penyangga yang datang ke ruang publik di Jakarta, melainkan penduduk negara-negara sekitar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!