Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kuningan Gandeng KEE untuk Terapkan Pertanian Organik

📅 Selasa, 15 Okt 2024, 16:07 WIB | Oleh:
Pemkab Kuningan Gandeng KEE untuk Terapkan Pertanian Organik Doc: ANTARA/HO-DKPP Kuningan
Ket. Ilustrasi. pembuatan eco enzim oleh KKE di Kuningan, Jawa Barat.

Kuningan --Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan, Jawa Barat, menggandeng KomunitasEco Enzyme(KEE) untuk berkolaborasi dalam mengembangkan serta menerapkan sistem pertanian organik yang ramah lingkungan di daerah itu.

"Kolaborasi ini bisa meningkatkan ketahanan pangan yang ramah lingkungan. Kami sudah mengunjungi sekretariat KEE untuk melihat lebih dekat aplikasi eco enzim dalam sektor pertanian," kata Penjabat (Pj) Bupati Kuningan Iip Hidajat di Kuningan, Selasa.

Ia menjelaskan eco enzim merupakan zat yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan organik, serta dikenal memiliki manfaat sebagai penyubur dan bisa memperbaiki kualitas tanah.

Dia menyampaikan Pemkab Kuningan mendukung penuh pembuatan eco enzim yang dikembangkan oleh komunitas itu, agar nantinya bisa dipakai pada lahan pertanian, minimaldi tingkat rumah tangga.

"Inisiatif dari KEE ini merupakan langkah nyata yang dan kami dukung penuh untuk mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan. Hal tersebut juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kuningan Wahyu Hidayah menegaskan penerapan sistem pertanian organik, harus menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah.

Pertanian organik, kata dia, mampu memberikan hasil yang setara, bahkan lebih baik daripada pertanian konvensional, dengan dampak positif terhadap lingkungan serta meningkatkan perekonomian petani.

Dia menyebut penggunaan eco enzim tidak hanya membantu menyuburkan tanah, tetapi juga bisa digunakan untuk mengatasi serangan hama, serta meningkatkan kualitas tanaman dan buah.

"Pemanfaatan eco enzim, yang berasal dari limbah organik rumah tangga, diyakini memiliki potensi besar dalam meningkatkan produktivitas pertanian organik di Kuningan," katanya.

Lebih lanjut, Wahyu menuturkan pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) dalam pengembangan bioprospeksi guna mendorong kemajuan sektor pertanian.

Dia menambahkan mikroorganisme yang ditemukan melalui bioprospeksi bisa digunakan untuk membuat pupuk biologis dan pestisida ramah lingkungan, sehingga ke depannya bisa mengurangi ketergantungan pada bahan kimia sintetis.

"Bioprospeksi dapat membuat tanaman lebih tahan kekeringan, sehingga mampu meningkatkan produktivitas di lahan sawah tadah hujan. Selain itu Kabupaten Kuningan telah mengantongi sertifikat padi organik di Desa Jatisari, Kecamatan Subang," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Penyaluran Bantuan Sumur Bor bagi Petani Gowa
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan Paru Anak
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Melestarikan Budaya Lewat F...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Luar Negeri
Iran Ancam Anggap Musuh Sia...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.