Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenparekraf Dorong Penguatan Keselamatan dan Keamanan di Destinasi Wisata

📅 Selasa, 15 Okt 2024, 16:33 WIB | Oleh:
Kemenparekraf Dorong Penguatan Keselamatan dan Keamanan di Destinasi Wisata Doc: Istimewa.
Ket. Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf/ Baparekraf, Nia Niscaya, dalam "The Weekly Brief With Sandi Uno" yang berlangsung secara _hybrid_ di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (14/10).

JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus mendorong penguatan keselamatan dan keamanan di destinasi wisata.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf/ Baparekraf, Nia Niscaya, dalam "The Weekly Brief With Sandi Uno" yang berlangsung secara hybrid, menyampaikan update baru-baru ini terjadi beberapa insiden yang menyoroti tantangan yang dihadapi destinasi wisata, seperti kejadian seorang wisatawan mancanegara (wisman) asal Belgia yang menjadi korban penjambretan di Banyuwangi. Lalu peristiwa terbakarnya kapal phinisi Maheswari di Perairan Labuan Bajo.

"Kejadian ini sangat berpengaruh pada citra pariwisata kita. Oleh karena itu perlu penerapan langkah-langkah preventif yang lebih ketat dan strategis untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi semua wisatawan," kata Nia dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Sementara itu Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi, yang juga Plt Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Fransiskus Xaverius Teguh, menyampaikan rasa keprihatinan mendalam atas terbakarnya kapal Phinisi Maheswari di Perairan Labuan Bajo.

"Sekali lagi kami menegaskan pentingnya untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan di destinasi-destinasi seperti Labuan Bajo," katanya.

Menurut Frans, hal yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi kecelakaan serupa adalah memahami keadaan cuaca yang akhir-akhir ini banyak anomali.

Selain itu juga melakukan penilaian ketat terhadap kapal yang akan berlayar membawa wisatawan. Frans juga meminta wisatawan agar mencari informasi yang detail sebelum berperjalanan wisata.

"Ini agar bisa semaksimal mungkin mendapatkan informasi akurat mengenai keselamatan atau aspek yang menyangkut keamanan kapal, sehingga ada pilihan berwisata dengan menggunakan moda-moda tertentu," kata Frans.

Dengan begitu kecelakaan di destinasi wisata tidak terulang kembali atau dapat diantisipasi sebelumnya.

"Kita sangat memahami bahwa kecelakaan yang berulang ini tentu akan menimbulkan ketidakpercayaan dan reputasi destinasi kita yang akan terganggu, saya kira demikian yang menjadi concern kita dan menjadi perhatian kita secara bersama-sama," kata Frans.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Taufik Rohman, menyampaikan sikap terkait peristiwa penjambretan yang dialami wisman Belgia. Ia menegaskan aparat kepolisian Banyuwangi telah dengan sigap menangani kejadian penjambretan di Banyuwangi tersebur, dengan menangkap pelaku sesegera mungkin.

"Kita membuktikan bahwa kita harus berhati-hati, meskipun kondisi tampak terlihat aman dan karena sekali ada peluang, kejahatan yang tidak terencana bisa saja terjadi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.