Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Unggul atas Harris soal Jajak Pendapat Penanganan Perang

📅 Senin, 14 Okt 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Trump Unggul atas Harris soal Jajak Pendapat Penanganan Perang Doc: Frederic J BROWN/AFP
Ket. Calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump.

WASHINGTON - Calon presiden (Capres) dari Partai Republik, Donald Trump, menurut jajak pendapat Wall Street Journal (WSJ) memiliki keunggulan atas Capres dari Partai Demokrat, Kamala Harris, di tujuh negara bagian medan pertempuran, tentang siapa yang akan lebih baik menavigasi negara melalui perang Ukraina dan Timur Tengah, Dikutip dari The Straits Times, dalam dukungan keseluruhan, jajak pendapat yang diterbitkan pada 11 Oktober itu menunjukkan Harris dan Trump imbang di tujuh negara bagian yang dapat menentukan pemilihan presiden pada bulan November.

Jajak pendapat menunjukkan Harris unggul tipis 2 poin persentase di Arizona, Georgia, dan Michigan, sedangkan Trump unggul 6 poin di Nevada dan 1 poin di Pennsylvania, dan keduanya imbang di North Carolina dan Wisconsin.

Jajak pendapat terhadap 600 pemilih terdaftar di setiap negara bagian yang dilakukan pada 28 September hingga 8 Oktober memiliki margin kesalahan 4 poin persentase di setiap negara bagian. Hasil yang sangat ketat ini menggemakan jajak pendapat lain yang mencerminkan persaingan ketat sebelum pemilihan umum 5 November saat rakyat Amerika Serikat bergulat dengan berbagai kekhawatiran mengenai ekonomi, imigrasi, hak-hak perempuan, dan nilai-nilai demokrasi bangsa dalam memilih di antara kedua kandidat.

Persaingan Ketat

Jajak pendapat Reuters/ Ipsos minggu ini juga menemukan Trump dan Harris terlibat persaingan ketat secara nasional, dengan Harris unggul tipis dengan perolehan suara 46 persen berbanding 43 persen.

Survei terhadap pemilih di negara bagian yang menjadi penentu dapat menjadi indikator penting mengingat hasil Electoral College di setiap negara bagian akan menentukan pemenang, dengan tujuh negara bagian medan tempur kemungkinan besar menjadi penentu. Harris akan memenangkan mayoritas tipis di Electoral College jika ia menguasai negara bagian di mana ia unggul dalam jajak pendapat Wall Street Journal.

"Trump mengungguli Harris di tujuh negara bagian yang masih belum jelas siapa yang paling mampu menangani perang Russia di Ukraina, yakni 50 persen berbanding 39 persen. Trump juga unggul 48 persen berbanding 33 persen atas Harris tentang siapa yang lebih cocok menangani perang Israel-Hamas," kata jajak pendapat Wall Street Journal.

Berdasarkan jajak pendapat Wall Street Journal, lebih banyak pemilih mengatakan mereka mendukung Trump dalam hal ekonomi dan imigrasi, sementara lebih banyak lagi yang mengatakan Harris akan bekerja lebih baik dalam hal perumahan, perawatan kesehatan, dan kepedulian terhadap orang-orang seperti mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.