Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo Subianto Akan Membangun Sebanyak Tiga Juta Rumah Per Tahun

📅 Jumat, 11 Okt 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Prabowo Subianto Akan Membangun Sebanyak Tiga Juta Rumah Per Tahun Doc: istimewa

JAKARTA - Presiden terpilih, Prabowo Subianto, ke depan menetapkan program pembangunan tiga juta rumah dalam setahun, sehingga dalam satu periode pemerintahan selama lima tahun bisa terdapat 15 juta rumah baru yang terbangun.

"Bukan tiga juta (satu periode pemerintahan). Kami mau bikin tiga juta rumah setiap tahun," ujar Ketua Satuan Tugas (Satgas) Presiden terpilih Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, di Jakarta, Kamis (10/10).

Seperti dikutip dari Antara, Hashim menyampaikan program pembangunan tiga juta rumah setiap tahun itu terdiri dari pembangunan satu juta apartemen di perkotaan per tahun dan dua juta unit rumah di pedesaan per tahun.

"Targetnya satu juta apartemen di perkotaan setiap tahun dan dua juta rumah di perdesaan setiap tahun," ujar Hashim.

Menurut Hashim, pembangunan dua juta rumah di perdesaan setiap tahunnya dapat menciptakan lapangan pekerjaan di wilayah perdesaan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, merespons program tiga juta rumah yang dicanangkan oleh pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Sangat Bagus

Basuki mengatakan program itu sangat bagus untuk mengatasi permasalahan backlog atau kekurangan rumah yang saat ini mencapai 12,7 juta rumah.

Presiden terpilih Prabowo Subianto berjanji membangun sebanyak tiga juta rumah setiap tahun yaitu masing-masing satu juta rumah di perdesaan, perkotaan, hingga daerah pesisir.

Program pembangunan rumah itu termasuk ke dalam salah satu rencana besar yang dia usung bersama pasangannya wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka, yang diberi nama Strategi Transformasi Bangsa.

Untuk bisa mewujudkan itu semua, Hashim berharap sosok menteri perumahan rakyat yang akan dipilih oleh Prabowo dalam pemerintahan baru merupakan sosok yang terbuka, terjun langsung ke lapangan, dekat dengan para pelaku dan ekosistem properti. "Harus sering ke lapangan, sering bertemu dengan para pelaku (properti), harus terbuka," ujar Hashim.

Dia mengungkapkan sudah tahu nama yang akan mengisi posisi menteri perumahan rakyat, namun dirinya dan tim transisi sudah berkomitmen untuk tidak membocorkannya sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden baru pada 20 Oktober.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.