Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kamboja Umumkan Paket Wisata Film

📅 Senin, 07 Okt 2024, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kamboja Umumkan Paket Wisata Film Doc: AFP/TANG CHHIN Sothy
Ket. Paket Wisata l Sejumlah turis berkunjung ke kompleks Angkor Wat di Provinsi Siem Reap pada 17 September lalu. Untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Angkor Wat, PM Hun Manet mengumumkan bahwa Kamboja tengah mempersiapkan peluncuran paket wisata film.

SIEM REAP - Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet, mengungkapkan bahwa Kamboja tengah mempersiapkan peluncuran paket wisata film menyusul keberhasilan promosi negara tersebut sebagai destinasi wisata melalui film-film internasional seperti Lara Croft: Tomb Raider yang dibintangi Angelina Jolie.

Berbicara kepada pemandu wisata di Provinsi Siem Reap selama kunjungan tidak resmi ke tujuan wisata populer negara itu pada tanggal 3 September lalu, PM Manet menjelaskan bahwa melalui paket tersebut, kru film akan menikmati harga tiket diskon ke lokasi-lokasi tertentu, misalnya di dalam Taman Arkeologi Angkor, karena tidak semua orang akan dikenakan biaya.

"Kami akan tetapkan beberapa lokasi untuk wisata film. Misalnya, jika suatu daerah ditetapkan sebagai salah satu lokasi tersebut, saat kru datang untuk syuting, kami akan memberikan harga khusus, berapapun lama mereka tinggal. Bahkan, jika syuting sudah selesai, kami akan memberikan sejumlah insentif kepada perusahaan film," kata PM Manet.

PM Kamboja pun menjelaskan bahwa setelah kebijakan baru ini berlaku, masing-masing anggota pemain dan kru produksi tidak akan dikenai biaya apapun dan sebagai gantinya akan ditawarkan harga paket.

Seorang pemandu wisata yang bertemu dengan PM Manet mengatakan bahwa ia telah bertanya kepada banyak wisatawan internasional tentang bagaimana mereka mendengar tentang Kamboja dan membuat keputusan untuk datang ke sini. Ia mengatakan banyak dari mereka mengatakan bahwa mereka belajar tentang Kamboja dari film Lara Croft: Tomb Raider.

Saat bertemu, beberapa pemandu wisata mendorong PM Manet untuk mendorong promosi pariwisata yang lebih modern seperti yang diterapkan di Thailand.

PM Manet juga memberi pengarahan kepada para pemandu wisata yang hadir mengenai berbagai upaya terbaru pemerintah Kamboja untuk memulihkan sektor pariwisata, yang terpukul keras oleh pandemi Covid-19, di antara berbagai isu lainnya.

Belum Pulih Sepenuhnya

Saat ini, harga tiket untuk situs Angkor dibagi menjadi tiga kategori yaitu 37 dollar AS untuk tiket satu hari, 62 dollar AS untuk tiket tiga hari, dan 72 dollar AS untuk tiket tujuh hari.

Hampir 700.000 tamu asing membeli tiket untuk mengunjungi Taman Arkeologi Angkor, menghasilkan lebih dari 32 juta dollar AS dalam sembilan bulan pertama tahun 2024.

"Angka ini menandai peningkatan hampir sepertiga dari tahun 2023," demikian bunyi siaran pers Angkor Enterprise. "Sepanjang Januari hingga September, tercatat 699.850 wisatawan mancanegara membeli tiket untuk mengunjungi Angkor, naik 29,71 persen dibanding periode yang sama tahun 2023. Total pendapatan dari penjualan tiket mencapai 32,52 juta dollar AS, naik 30,32 persen," imbuh Angkor Enterprise.ST/Phnom Penh Post/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.