Negara-negara Asia-Pasifik Evakuasi Warga Mereka dari Lebanon
📅 Jumat, 04 Okt 2024, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SJuru bicara Kementerian Luar Negeri, Rolliansyah Soemirat, mengatakan pada 2 Oktober beberapa kedutaan besar negara di Timur Tengah bekerja sama untuk memastikan warga negara Indonesia dapat dievakuasi dengan aman.
"Kedutaan Besar Indonesia juga terus berkomunikasi dengan setiap warga Indonesia di wilayah masing-masing," katanya.
Media Indonesia mengutip pernyataan Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia, Kementerian Dalam Negeri, Judha Nugraha, pada 1 Oktober lalu, terdapat 159 WNI di Lebanon, dan sebagian dari mereka memilih untuk tetap tinggal di negara tersebut.
Ada juga sekitar 1.000 personel militer dari Indonesia yang ditempatkan di Lebanon sebagai bagian dari Pasukan Sementara PBB di Lebanon. Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, mengatakan pada 2 Oktober para prajurit di sana dalam kondisi baik. Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengatakan keselamatan WNI di Lebanon harus diutamakan, dan evakuasi mereka harus dilakukan segera.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden Korea Selatan, Yoon Sek-yeol, mengatakan, pemerintah telah mengirimkan pesawat militer untuk mengevakuasi warga negaranya dari Timur Tengah.
Dalam sebuah pernyataan, ia menekankan perlunya kerja sama yang erat dengan masyarakat internasional untuk "segera memulihkan stabilitas" di kawasan itu. Ini bukan pertama kalinya Korea Selatan mengerahkan pesawat militer untuk mengevakuasi warga dari zona konflik.
Pada Oktober 2023, ia menggunakan pesawat militer untuk mengevakuasi warga negaranya di Israel, serta warga negaranya dari Sudan enam bulan kemudian.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!