Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Negara-negara Asia-Pasifik Evakuasi Warga Mereka dari Lebanon

📅 Jumat, 04 Okt 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Negara-negara Asia-Pasifik Evakuasi Warga Mereka dari Lebanon Doc: AFP
Ket. Asap mengepul di Desa Khiam, Lebanon dekat perbatasan dengan Israel, Kamis (3/10).

MANILA - Negara-negara Asia-Pasifik pada Rabu (2/10) dilaporkan memulai upaya mengevakuasi ribuan warga negaranya dan penduduk lainnya dari Lebanon di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Dikutip dari The Straits Times, pejabat dari negara-negara seperti Filipina, Indonesia, dan Australia mengatakan mereka sedang berupaya untuk mengamankan penerbangan carteran untuk membawa warga mereka pulang sementara bandara Beirut tetap dibuka.

Sementara itu, Korea Selatan telah mengerahkan pesawat militer untuk mempercepat pemulangan warga negaranya. Rencana evakuasi sedang berlangsung karena bentrokan semakin memanas antara Israel dan Iran, serta milisi Hizbullah dan Hamas yang didukung Teheran. Pada 3 Oktober, sedikitnya enam orang tewas setelah Israel mengebom pusat Kota Beirut.

Pemerintah Filipina menyewa penerbangan untuk lebih dari 1.200 dari 11.000 warga Filipina yang ingin dipulangkan dari Lebanon. "Namun, proses pemulangan telah tertunda karena keterlambatan penerbitan izin keluar dan pembatalan penerbangan akibat ledakan di Lebanon," kata Wakil Menteri Departemen Pekerja Migran Filipina, Bernard Olalia.

Maskapai penerbangan di seluruh dunia bergegas untuk mengalihkan atau membatalkan penerbangan menyusul serangan rudal Iran terhadap Israel pada 1 Oktober. Penerbangan ke Israel dan Lebanon telah dibatalkan, dengan beberapa maskapai mengatakan mereka tidak akan melanjutkan operasi hingga setidaknya pertengahan Oktober.

Olalia mengatakan pemerintah sedang menjajaki opsi evakuasi lainnya, seperti keluar dari Lebanon melalui darat dan laut karena kemungkinan penutupan bandara Beirut.

"Kami telah merencanakan alternatif, yaitu jalur darat ke Damaskus. Personel kami di Timur Tengah bersiaga untuk memberikan bantuan tambahan kepada Kantor Pekerja Migran di Lebanon tentang bagaimana pekerja migran kami dapat dibawa ke tempat yang lebih aman," katanya.

Pemerintah Filipina sejauh ini telah mengevakuasi sekitar 430 pekerja migran dan 28 tanggungan mereka dari negara yang dilanda perang itu sejak Oktober 2023.

Bantuan Pemerintah

Para repatriat akan menerima bantuan tunai dari pemerintah, sementara rencana darurat telah ditetapkan untuk memastikan keselamatan warga Filipina yang masih berada di Lebanon, meskipun Olalia tidak menguraikan rencana tersebut untuk saat ini.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Singapura atau Ministry of Foreign Affairs (MFA) telah menyarankan warganya di Lebanon untuk segera meninggalkan negara itu melalui opsi komersial.

"Mengingat situasi yang tidak stabil di kawasan ini, warga Singapura diimbau untuk menunda semua perjalanan ke Lebanon," katanya dalam imbauan perjalanan terbaru pada 28 September.

"Warga Singapura yang memilih untuk tetap berada di Lebanon harus tetap waspada, memantau perkembangan setempat dengan saksama, dan memperhatikan saran dari pemerintah Lebanon," kata MFA, seraya menambahkan warga Singapura juga harus menghindari protes dan pertemuan besar.

Indonesia telah mulai mengevakuasi warga negaranya dari Lebanon, dengan kedutaan besarnya di Beirut sejauh ini telah memfasilitasi pemulangan setidaknya 25 warga negara Indonesia sejak Agustus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

27 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.