Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Donald Trump Unggul atas Kamala Harris pada Isu-isu Utama

📅 Jumat, 04 Okt 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Donald Trump Unggul atas Kamala Harris pada Isu-isu Utama Doc: Robyn Beck/AFP
Ket. Calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump.

WASHINGTON - Calon presiden (Capres) dari Partai Republik, Donald Trump, tetap memimpin pada sejumlah isu utama atas capres dari Partai Demokrat, Kamala Harris. Keunggulan pada isu-isu utama terungkap dari jajak pendapat hari Rabu (3/10). Dikutip dari Fox News, jajak pendapat terbaru dari Marquette Law School ini surveinya dilakukan pada tanggal 18-26 September, dengan melibatkan 882 pemilih terdaftar di Wisconsin dan 798 calon pemilih.

Jajak pendapat tersebut memiliki margin kesalahan sebesar 4,4 persen. Trump mengungguli Harris dalam sejumlah isu utama dalam perlombaan, termasuk keamanan perbatasan, ekonomi, dan penanganan perang Israel-Hamas. Trump unggul 49-37 persen atas Harris dalam hal imigrasi.

Sementara itu, 50 persen warga Wisconsin mengatakan ia akan menangani ekonomi lebih baik daripada Harris, sementara wakil presiden hanya mendapat dukungan 42 persen. Trump juga unggul 45 persen-33 persen dalam hal konflik Israel di Timur Tengah. Ia juga unggul tipis atas Harris dalam hal hubungan luar negeri secara umum.

Tentukan Hasil Pilpres

Wisconsin merupakan salah satu dari segelintir negara bagian yang kemungkinan akan menentukan hasil Pemilihan Presiden 2024. Negara bagian lain seperti Ohio dan Pennsylvania juga penting bagi kemenangan Trump atau Harris. Menurut data baru dari American Association of Retired Persons, Pennsylvania khususnya merupakan salah satu kontes paling ketat di negara ini, di mana Harris mengungguli Trump dalam pertarungan tipis 49 persen-47 persen.

Harris memang unggul atas Trump dalam sejumlah isu seperti aborsi dan masalah pemilu. Harris dan Trump, saat ini memasuki masa satu bulan terakhir menuju pemilihan yang paling dramatis dalam sejarah modern, dengan kedua kandidat memperingatkan nasib negara yang terpecah tergantung pada hasil yang masih terlalu dekat untuk diprediksi.

Dikutip dari The Straits Times, persaingan 2024 menyaksikan lebih banyak kejutan daripada film besar Hollywood, mulai dari penggantian yang mengejutkan calon demokrat, Presiden Joe Biden oleh Wakil Presiden, hingga mantan Presiden dari Partai Republik yang menghadapi dua upaya pembunuhan saat ia mengincar kebangkitan sensasional ke Gedung Putih.

"Ini adalah pemilihan yang sangat penting. Mereka (Trump dan Harris) menggambarkannya dalam istilah apokaliptik," kata Peter Loge, Direktur Sekolah Media dan Urusan Publik Universitas George Washington. Kini, AS bersiap menghadapi akhir yang menegangkan dengan Trump, 78 tahun dan Harris, 59 tahun, bersaing ketat dalam jajak pendapat, dan Partai Republik memperingatkan dengan nada muram akan terulangnya kekacauan yang terjadi setelah Pemilu 2020 jika ia tidak menang kali ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.