Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Tuberkulosis di Indonesia Melonjak, Pemerintah Harus Segera lakukan Ini

📅 Selasa, 01 Okt 2024, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Anak pengidap malnutrisi merupakan kelompok berisiko terinfeksi TB. Data Kemenkes pada 2022 menunjukkan terdapat 110.881 anak pengidap TB di Indonesia. Penemuan kasusnya meningkat sebanyak 158,4% dari tahun 2021-2022.

3. Infeksi HIV

TB menjadi salah satu penyakit paling mematikan bagi orang dengan HIV (ODHIV). HIV melemahkan sistem kekebalan tubuh ODHIV sehingga infeksi TB sulit dilawan.

ODHIV memiliki kemungkinan berisiko 18 kali lebih besar terinfeksi TB yang bergejala (TB aktif) dibandingkan dengan orang tanpa HIV.

Sayangnya, ODHIV yang menjalani skrining TB tahun 2022 secara nasional hanya 74% atau sekitar 75.376 orang. Jumlah ini masih jauh dari target nasional sebesar 100% atau sekitar 102.198 orang.

4. Diabetes

International Diabetes Federation (IDF) melaporkan bahwa Indonesia terus mengalami peningkatan jumlah kasus diabetes. Indonesia menduduki peringkat ke-5 negara dengan jumlah pengidap diabetes terbanyak, yaitu 19,5 juta orang di tahun 2021. Jumlahnya meningkat sebanyak 11,7% pada 2023. Jumlah ini bahkan diprediksi akan meningkat menjadi 28,6 juta pada tahun 2045.

Kemenkes melaporkan sebanyak 5.186 pengidap diabetes telah menjalani skrining gejala TB menggunakan sinar-x, tetapi kasus TB yang ditemukan hanya sebesar 3% atau sekitar 155 orang. Jumlah ini masih jauh dari angka yang ditargetkan sebanyak 214.105 orang.

Pengidap diabetes berisiko dua hingga empat kali lipat lebih besar terkena TB aktif. Soalnya, diabetes bisa melemahkan kekebalan tubuh sehingga pengidapnya lebih mudah terinfeksi TB.

Langkah selanjutnya

Meningkatnya penemuan kasus TB menunjukkan perkembangan program TB di Indonesia. Namun, pemerintah harus lebih fokus dan gencar dalam manajemen penanganan TB, terutama pada orang-orang yang berisiko tinggi mengalami kesakitan hingga kematian akibat penyakit ini.

Kemenkes sebenarnya telah menyusun Peta Jalan Eliminasi Tuberkulosis di Indonesia 2020-2030. Kasus TB ditargetkan menurun jadi 65 per 100.000 penduduk pada tahun 2030. Kematian akibat TB juga ditargetkan turun menjadi 6 per 100.000 penduduk.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah perlu mempercepat penanganan TB lewat sejumlah strategi berikut:

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Masih Ditelusuri Jumlah Pas...
Nasional
Sistem Pilkada Perlu Direfo...
Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.