Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

148 Orang Tewas dan 58 Hilang Akibat Banjir di Nepal

📅 Senin, 30 Sep 2024, 16:33 WIB | Oleh:
148 Orang Tewas dan 58 Hilang Akibat Banjir di Nepal Doc: ANTARA/Anadolu/py/am
Ket. Hujan deras di seluruh Nepal telah memicu banjir dan tanah longsor, sementara upaya penyelamatan terus berlanjut, Sabtu (28/9).

ISTAMBUL - Hujan deras di seluruh Nepal telah memicu banjir dan tanah longsor hingga menyebabkan 148 orang meninggal dan 58 lainnya hilang, sementara upaya penyelamatan terus berlanjut, kata pihak kepolisian.

Bencana itu melanda berbagai wilayah, termasuk Lembah Kathmandu, wilayah tempat73 orang kehilangan nyawa.

Provinsi Koshi melaporkan 17 kematian, sementara Provinsi Bagmati mencatat 56 korban jiwa.

Longsor di Jhyaple Khola, distrik Dhadhing, mengubur empat kendaraan penumpang dan menewaskan 35 orang.

Lebih dari 3.600 orang telah diselamatkan, namun upaya pemulihan terhambat oleh infrastruktur yang rusak. Ada 16 jembatan dan lebih dari 300 rumah yanghancur.

Pihak berwenang terus berjuang dalam kondisi sulit untuk melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Kegiatan melukis caping di ...
Olahraga
PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol...
Olahraga
Gagal Juara Bukan Akhir! Ti...
Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.