Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memanas Kondisi Kawasan Ini, Biden Perintahkan Pentagon Cek Kesiapan Militer AS di Timur Tengah

📅 Sabtu, 28 Sep 2024, 21:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memanas Kondisi Kawasan Ini, Biden Perintahkan Pentagon Cek Kesiapan Militer AS di Timur Tengah Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Minggu (23/9) menyatakan khawatir akan peningkatan ketegangan antara Israel dan kelompok Hizbullah Lebanon dalam beberapa hari terakhir.

Washington - Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah memerintahkan Pentagon untuk meninjau kesiapan militer AS di Timur Tengah menyusul serangan Israel ke Lebanon, sebut Gedung Putih pada Jumat.

Istana kepresidenan dalam pernyataan mengatakan Biden "telah mendapat pengarahan beberapa kali hari ini oleh tim keamanan nasionalnya tentang perkembangan terkini di Timur Tengah."

"Dia telah memerintahkan Pentagon untuk menilai dan menyesuaikan seperlunya postur pasukan AS di kawasan tersebut guna meningkatkan pencegahan, memastikan perlindungan pasukan, dan mendukung berbagai tujuan AS," kata pernyataan itu.

Presiden AS juga telah mengarahkan timnya untuk memastikan bahwa kedutaan besar AS di kawasan tersebut mengambil semua tindakan perlindungan sebagaimana mestinya, tambahnya.

Pada Jumat (27/9) pagi, jet tempur Israel melakukan serangkaian serangan udara di pinggiran Beirut, Lebanon, dan mengklaim telah mengenai markas utama kelompok Hizbullah.

Setelah serangan udara tersebut, media Israel mengatakan bahwa tentara sedang memverifikasi apakah pimpinan Hizbullah Hassan Nasrallah berada di dalam area yang menjadi sasaran.

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa enam orang tewas dan 91 lainnya terluka akibat serangan tersebut.

Hizbullah belum mengomentari serangan itu.

Israel telah menggempur Lebanon sejak Senin pagi hingga menewaskan lebih dari 700 orang dan melukai hampir 2.200 lainnya, menurut angka yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Lebanon.

Kementerian tersebut juga mengatakan bahwa jumlah korban tewas di Lebanon sejak Oktober lalu mencapai 1.540, selain lebih dari 77.000 orang yang mengungsi dari wilayah selatan dan timur negara tersebut.

Hizbullah dan Israel telah terlibat dalam perang lintas batas sejak dimulainya perang Israel di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 41.500 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, menyusul serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober lalu.

Masyarakat internasional telah memperingatkan mengenai serangan terhadap Lebanon, karena dikhawatirkan konflik Gaza berubah menjadi perang regional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.