Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ibu Kota Ekuador Dilanda Lima Kebakaran Hutan

📅 Kamis, 26 Sep 2024, 09:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ibu Kota Ekuador Dilanda Lima Kebakaran Hutan Doc: AFP
Ket. Tentara membantu petugas pemadam kebakaran memerangi kebakaran hutan di sebuah bukit di Quito, Ekuador pada 25 September 2024.

QUITO - Petugas pemadam kebakaran berjuang melawan lima kebakaran hutan di pinggiran ibu kota Ekuador, Quito, pada hari Rabu (25/9), saat kebakaran hutan terus melanda negara Amerika Selatan yang berubah menjadi tempat yang mudah terbakar akibat kekeringan terkait perubahan iklim.

Sekitar 2.000 petugas pemadam kebakaran, personel militer dan petugas penyelamat dikerahkan di Quito untuk mencoba memadamkan api dan membawa penduduk di daerah yang terkena dampak ke tempat aman.

Sejauh ini setidaknya enam orang terluka termasuk dua anak-anak dan dua petugas pemadam kebakaran, dan sekitar 100 keluarga dievakuasi.

Dari Ekuador hingga Brazil, banyak negara Amerika Latin dilanda kekeringan terburuk dalam beberapa dekade, yang memicu musim kebakaran hebat yang membuat warga dan pemerintah gelisah.

"Quito sedang diserang," kata kepala keamanan kota Carolina Andrade kepada wartawan.

Pihak berwenang di Ekuador meyakini kebakaran yang terjadi hari Selasa di bagian timur kota dan menyelimuti kota tersebut dengan kepulan asap tebal, dimulai oleh pembakar.

Pada hari Rabu, mereka mengumumkan telah menangkap seorang pria berusia 19 tahun yang membawa satu galon bahan bakar.

Walikota QuitoPablo Munoz berjanji pada hari Rabu akan memburu para pelaku "teroris" kebakaran.

Keadaan darurat tersebut menyebabkan Presiden Daniel Noboa membatalkan pidatonya di Majelis Umum PBB dan kembali ke rumah dari New York pada hari Selasa.

'Kami Kehilangan Segalanya'

Sekolah-sekolah menghentikan kegiatan belajar-mengajar, kantor-kantor pemerintah memerintahkan bekerja jarak jauh akibat buruknya kualitas udara di kota berpenduduk sekitar tiga juta orang itu.

"Saya ingin menyelamatkan sesuatu, tetapi kami tidak mendapatkan apa-apa," kata Alexis Condolo, seorang mekanik berusia 23 tahun yang rumahnya terbakar.

"Kami menemukan rumah hancur. Kami kehilangan segalanya. Kami hanya punya beberapa pakaian tersisa."

Karena asap, "Saya harus tidur dengan masker dan tisu basah di atas" masker, kata Claudio Otalima, seorang pensiunan berusia 82 tahun, kepada AFP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
India Siap Jajaki Kerja Sam...

173 Rumah Ibadah di NTT Rusak Akibat Gempa Bumi

48 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
173 Rumah Ibadah di NTT Rus...

Penyegaran, Tujuh Pejabat Tinggi Jakarta Dilantik

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Penyegaran, Tujuh Pejabat T...
Olahraga
Sabalenka Waspadai Kejutan ...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.