Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB: Banjir di Chad Tewaskan 503 Orang, 1,7 Juta Terkena Dampak

📅 Minggu, 22 Sep 2024, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Di negara tetangga Nigeria, banjir besar yang melanda kota timur laut Maiduguri telah menewaskan sedikitnya 30 orang dan memaksa 400.000 orang mengungsi, kata para pejabat.

Sejak dimulainya musim hujan di negara terpadat di Afrika, banjir telah menewaskan 229 orang dan membuat lebih dari 380.000 orang mengungsi, menurut data Badan Manajemen Darurat Nasional.

Banjir bukanlah hal yang aneh saat musim hujan yang sering lebat di wilayah tersebut.

Tetapi para ilmuwan telah lama memperingatkan bahwa perubahan iklim yang didorong oleh emisi bahan bakar fosil buatan manusia menyebabkan periode cuaca ekstrem yang lebih sering, lebih intens, dan berlangsung lebih lama.

Dengan serangkaian suhu yang memecahkan rekor, gelombang panas, kekeringan, dan banjir parah, musim panas ini merupakan yang terpanas yang pernah tercatat secara global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

47 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.