Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WMO: Konsentrasi GRK Capai Tingkat Tertinggi Memicu Kenaikan Suhu

📅 Jumat, 20 Sep 2024, 00:02 WIB | Oleh:
WMO: Konsentrasi GRK Capai Tingkat Tertinggi Memicu Kenaikan Suhu Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Laporan terbaru dari beberapa lembaga, yang dikoordinasikan oleh WMO, mengatakan, konsentrasi gas rumah kaca berada pada tingkat tertinggi sepanjang sejarah.

JENEWA -Organisasi Meteorologi Dunia atau World Meteorological Organization (WMO), pada hari Rabu (18/9), mengatakan, terdapat kemungkinan 80 persen suhu rata-rata global di dekat permukaan Bumi pada setidaknya satu hingga lima tahun kalender mendatang akan melebihi 1,5 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri, serta 47 persen kemungkinan rata-rata suhu lima tahun dari 2024-2028 akan melampaui ambang batas tersebut.

Dikutip dari Antara, laporan tetbaru dari beberapa lembaga, yang dikoordinasikan oleh WMO ini mengatakan, konsentrasi gas rumah kaca berada pada tingkat tertinggi sepanjang sejarah, memicu kenaikan suhu di masa depan.

"Tahun 2023 menjadi tahun terpanas dalam sejarah dengan selisih yang signifikan, disertai dengan cuaca ekstrem yang meluas, dan tren ini berlanjut pada paruh pertama tahun 2024," kata laporan tersebut.

Kesenjangan emisi antara aspirasi dan kenyataan masih sangat besar. Berdasarkan kebijakan saat ini, terdapat dua pertiga kemungkinan bahwa pemanasan global akan mencapai 3 derajat Celcius pada abad ini, menurut laporan United in Science.

"Kita membutuhkan tindakan mendesak dan ambisius, sekarang, untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, aksi iklim, dan pengurangan risiko bencana. Keputusan yang kita buat hari ini bisa menjadi perbedaan antara keruntuhan masa depan atau terobosan menuju dunia yang lebih baik," kata Sekretaris Jenderal WMO, Celeste Saulo, dalam konferensi pers PBB.

Saulo mencatat bahwa sejak Juni 2023, dunia telah mengalami rangkaian suhu permukaan daratan dan laut yang sangat tinggi secara global.

"Meski ada kemungkinan kemunculan peristiwa pendinginan jangka pendek La Nina, hal itu tidak akan mengubah trajektori jangka panjang dari kenaikan suhu global akibat gas rumah kaca yang menjebak panas di atmosfer," katanya.

Sembilan tahun terakhir telah menjadi yang terpanas dalam sejarah, meski ada pengaruh pendinginan dari La Nina yang berlangsung beberapa tahun dari 2020 hingga awal 2023.

Peristiwa El Nino 2023-24 mulai muncul pada Juni 2023 dan memuncak pada November 2023 - Januari 2024 sebagai salah satu dari lima El Nino terkuat yang tercatat, sebelum mereda, meskipun beberapa dampaknya masih berlanjut.

"Kecerdasan buatan atauArtificial Intelligence (AI) dan pembelajaran mesin telah muncul sebagai teknologi yang berpotensi transformatif yang merevolusi prakiraan cuaca dan dapat membuatnya lebih cepat, lebih murah, dan lebih mudah diakses. Teknologi satelit canggih dan realitas virtual yang menjembatani dunia fisik dan digital membuka cakrawala baru, misalnya dalam pengelolaan lahan dan air," kata Saulo.

Namun, dia menambahkan sains dan teknologi saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan. Di dunia yang semakin kompleks, dunia harus merangkul beragam pengetahuan, pengalaman, dan perspektif untuk menciptakan solusi bersama.

KTT Masa Depan PBB yang akan berlangsung akhir September di New York memberikan kesempatan sekali seumur hidup untuk menghidupkan kembali dan memperbarui komitmen kolektif terhadap tujuan global, kata laporan yang disusun oleh konsorsium badan PBB, organisasi meteorologi, serta badan ilmiah dan penelitian tersebut.

Laporan tersebut juga mencakup masukan dari kaum muda dan ilmuwan pemula yang merupakan agen perubahan masa depan.

Perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia telah mengakibatkan perubahan yang luas dan cepat di atmosfer, lautan, cryosphere (wilayah es), dan biosfer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.