Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden FIFA Hadiri Peresmian Pusat Pelatihan Timnas

📅 Jumat, 20 Sep 2024, 07:05 WIB | Oleh:
Presiden FIFA Hadiri Peresmian Pusat Pelatihan Timnas Doc: Manan VATSYAYANA / AFP
Ket. Gianni Infantino

JAKARTA - Peresmian Pusat Pelatihan Timnas sepak bola Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, akan dilakukan 11 Oktober oleh Presiden Joko Widodo. Peresmian juga akan dihadiri Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Presiden Joko Widodo rencananya bertolak ke IKN setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Assean 2024 di Vientiane, Laos yang berlangsung 6-11 Oktober. Peresmian Pusat Pelatihan Timnas juga diwarnai penandatanganan dokumen "official agreement opening" dengan FIFA.

Pusat Pelatihan Timnas di IKN memiliki luas sekitar 34,5 hektare. Rencananya, kelak ada delapan lapangan dan asrama berkapasitas total 138 untuk pemain dan para pelatih. Fasilitas lain adalah penunjang seperti fisioterapi, pusat kebugaran, dan perawatan medis.

Untuk menyokong pembangunan Pusat Pelatihan Timnas itu, FIFA melalui program FIFA Forward memberikan dana hibah senilai 5,6 juta dollar AS atau sekitar 85 miliar rupiah. Sedangkan pemerintah menggelontorkan dana 127,1 miliar pada tahun 2024. Ini untuk memenuhi perlengkapan dan biaya operasi pusat pelatihan.

Dana juga untuk mendukung program PSSI lainnya seperti pemusatan latihan timnas putra dan putri baik di dalam maupun luar negeri. Kemudian, berbagai kegiatan dan kompetisi seperti Liga 3. Pusat Pelatihan di IKN akan digunakan sebagai tempat berlatih tim nasional Indonesia dari semua kelompok umur baik putra maupun putri.

Dengan keberadaan infrastruktur tersebut, Presiden Joko Widodo berharap peningkatan kualitas timnas Indonesia dapat dilakukan dengan maksimal, sehingga dapat berbicara banyak di level Asia. "Jadi, jangan kalah terus. Setiap main kalah dan kalah. Namun, sekarang sudah mulai menang," kata Presiden di IKN pada 21 September 2023, saat itu.

Naik Peringkat

Sementar itu, Timnas Sepak Bola Indonesia naik peringkat FIFA ke urutan 129 atau maju empat tingkat dari posisi 133. Ini berdasarkan daftar ranking yang diumumkan Federasi Sepak Bola Dunia, Kamis.

Kenaikan peringkat Indonesia berkat kerja keras Timnas yang mampu meraih poin imbang atas Arab Saudi dan Australia dalam laga Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dua hasil imbang ini membuat peringkat Indonesia naik. Ini menjadi bukti pengurus PSSI serius untuk membawa Garuda terbang tinggi. PSSI menargetkan Timnas tembus 100 besar dunia. wid/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.