Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengembangan Kebudayaan Harus Jawab Persoalan Global

📅 Kamis, 19 Sep 2024, 03:03 WIB | Oleh:
Pengembangan Kebudayaan Harus Jawab Persoalan Global Doc: Foto tangkapan layar Muhamad Ma'rup
Ket. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, dalam Malam Anugerah Kebudayaan Indonesia 2024, di Jakarta, Rabu (18/9).

Beragam kebudayaan yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia menjadi potensi besar pembangunan dan pengembangannya harus mampu menjawab persoalan global.

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, mengatakan pengembangan kebudayaan perlu menjawab persoalan global. Menurutnya, Indonesia memiliki beragam kebudayaan yang dapat menjadi potensi pembangunan ke depan.

"Kita perlu mengembangkan nilai dan praktik budaya secara sungguh-sungguh agar kebudayaan Indonesia bisa terus relevan untuk menjawab berbagai persoalan Global pada hari ini," ujar Nadiem, dalam Malam Anugerah Kebudayaan Indonesia 2024, di Jakarta, Rabu (18/9).

Dia menerangkan, selama 5 tahun pemerintah terus mendorong kerja-kerja kebudayaan yang partisipatif dan berkelanjutan serta tidak hanya pada tataran regulasi dan aspek kebijakan, tapi juga pada tataran implementasi. "Selama 5 tahun terakhir kita bergotong-royong melakukan kerja-kerja budaya yang partisipatif dan berkelanjutan," jelasnya.

Nadiem mencontohkan, lebih dari 500 pelaku dan organisasi budaya telah memanfaatkan Dana Indonesiana dengan jumlah mencapai 10 miliar rupiah lebih. Dia berharap, Dana Indonesia akan terus bisa ditingkatkan.

Di sisi lain, kata dia, Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) pada tahun 2023 berhasil mencapai angka 57,13 poin. Angka tersebut merupakan tertinggi dalam waktu enam tahun terakhir.

"Ini mengalami pertumbuhan sebesar 3,63 persen dari tahun sebelumnya dan skor ini adalah angka tertinggi dalam kurun 6 tahun penghitungan IPK," katanya.

Sebagai informasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar malam puncak Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) Tahun 2024. Penyelenggaraan AKI mengusung tema Persembahan Istimewa Bagi Penggerak Budaya.

Penggerak Budaya

Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid mengemukakan penggerak budaya adalah contoh nyata keteladanan dalam aksi realisasi pemajuan kebudayaan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017. Menurutnya, kerja penggerak budaya membuat nilai dan makna besar dari warisan kebudayaan Indonesia tetap ada.

Dia melanjutkan, kreativitas dan semangat penggerak budaya memberi bukti berkembangnya kekayaan kebudayaan Indonesia. Dengan demikian, kebudayaan dapat dinikmati setiap generasi dulu dan saat ini.

"Manfaat besar dari dedikasi para penggerak budaya tersebut maka harus diapresiasi negara secara istimewa melalui pelaksanaan AKI," terangnya.

Hilmar menegaskan dalam kerja pemajuan kebudayaan perlu semangat mengoptimalisasi sumber daya dan inovasi agar dapat diterima masyarakat. Upaya tersebut telah ditunjukkan para penggerak budaya.

"Penggerak budaya mendorong tumbuhnya rasa melestarikan kebudayaan dengan segala keragamannya pada kehidupan masyarakat," ucapnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.