Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karang Taruna Diajak Mengolah Sampah Organik

📅 Rabu, 18 Sep 2024, 01:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Karang Taruna Diajak Mengolah Sampah Organik Doc: Istimewa
Ket. Bahan eco enzyme -- Remaja karang taruna mencacah dari sayuran yang tidak terpakai untuk dijadikan bahan eco enzyme.

TANGSEL - Dalam rangka mengurangi dan memanfaatkan sampah, kaum muda dilatih untuk mengolah sampah organik. Untuk itu, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Trisakti Trisakti memberi pelatihan Karang Taruna RW 12 Desa Sawah, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan.

Kegiatan dilaksanakan 4 Agustus, 25 Agustus, dan 22 September. Mereka diajari memilah sampah organik dan nonorganik. "Pengolahan Limbah Rumah Tangga yang dilakukan Karang Taruna Sawah Lama akan menciptakan Lingkungan yang Sehat dan Cantik," jelas salah satu dosen Trisakti, Prof Dr Ir Astri Rinanti Nugroho, MT, IPM, Selasa (17/9).

Menurutnya, pemilahan sampah menjadi kegiatan awal. Sampah non organik dapat memberi tambahan nilai ekonomi rumah tangga. Sedangkan sampah organik dapat diolah menjadi aneka produk seperti eco enzym, pupuk kompos, bahan isian biopori dan pelet ikan.

Tim PKM diketua Dr Ir Rini Setiati, MT, IPU dengan anggota Ir Qurottu Aini Besila, MT dan Wahyu Sejati, ST, MT. Sedangkan peserta pelatihan adalah remaja karang taruna, ibu-ibu PKK dan warga RW12. Pada bagian pertama pelatihan, dilaksanakan sosialisasi manajemen pengelolaan lingkungan dan kesadaran memilah sampah organik dan nonorganic. Ada juga materi manajemen bank sampah.

Dalam kesempatan ini juga diserahkan bantuan tempat sampah 2 in 1 untuk memilah sampah organik. Ketua Tim PKM Rini Setiati menambahkan, sisa sayuran dan kulit buah adalah limbah yang setiap hari selalu ada. Misalnya, sisa sayuran yang tidak termasak. Kulit buah-buah yang dikupas seperti mangga, pepaya, jeruk, dan pisang.

Bahkan air cucian beras pun dapat dimanfaatkan menjadi bio kompos. Kemudian bisa menjadi media tanam dan pupuk pekarangan atau urban farming. Bagian kedua, diadakan pembuatan eco enzym, pupuk kompos, dan biopori. Trisakti juga menghibahkan peralatan untuk eco enzym, paket set composit, alat bor biopori beserta tabung biopori.

Tanggal 22 September akan dilaksanakan pembibitan pohon alpukat, pembuatan pelet ikan, dari limbah organic. Juga dilengkapi dengan budi daya ikan dengan teknik bioflok.

Eco enzym dapat disemprotkan untuk tanaman buah agar menghasilkan buah lebih berkualitas, lebih besar dan lebih manis.

Dalam pertemuan ketiga juga diadakan pelatihan digital marketing. Hal ini dianggap perlu, agar produk olahan limbah organik yang dihasilkan selain dapat dipakai sendiri juga dapat dijual. Ini bisa dijadikan usaha untuk menambah kas karang taruna.

"Pelatihan-pelatihan produk-produk olahan limbah rumah tangga ini diharapkan dapat menjadi bekal wirausaha remaja karang taruna dan ibu-ibu PKK. Harapannya, remaja-remaja menjadi pribadi-pribadi yang kreatif dan berinovasi untuk berwirausaha sambil menjaga lingkungan," ujar Rini Setiati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.