Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian Kebudayaan Harus Kelola Seni Budaya secara Holistik dan Inklusif

📅 Selasa, 17 Sep 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Kementerian Kebudayaan Harus Kelola Seni Budaya secara Holistik dan Inklusif Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. Akademisi dan intelektual publik, Melanie Budianta, dalam diskusi Menyongsong Kementerian Kebudayaan, di Jakarta, Minggu (16/9).

JAKARTA - Menjelang masa pemerintahan baru isu kementerian dan lembaga baru mulai mencuat salah satunya Kementerian Kebudayaan. Akademisi dan intelektual publik, Melanie Budianta, mengingatkan, agar jika nanti Kementerian Kebudayaan terbentuk, maka jangan sampai dipakai untuk kepentingan di luar kebudayaan.

"Kalau kita ingin bikin Kementerian Kebudayaan, jangan sampai kemudian melenceng lalu kementeriannya itu dipakai untuk macam-macam itu tadi, kepentingan yang lain partai lah," ujar Melanie dalam diskusi Menyongsong Kementerian Kebudayaan, di Jakarta, Minggu (16/9).

Melanie menerangkan, penting untuk mencari esensi lebudayaan yang akan dirawat ke depannya. Di sisi lain, revitalisasi ruang budaya juga penting untuk menjadi salah satu tugas Kementerian Kebudayaan.

"Kalau nanti ada kementerian kebudayaan yang sudah diusulkan sejak lama, kita harus jaga. Jangan sampai dibajak juga nanti diisi sama siapa untuk kepentingan apa kita tidak tahu," jelasnya.

Melanie mengungkapkan, Kementerian kebudayaan sudah diusulkan sejak Indonesia merdeka.

Usulan tersebut bertujuan untuk mengelola kebudayaan secara holistik dan inklusif serta pelumbungan seluruh sumber daya kebudayaan.

Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia ini menambahkan, dalam Kementerian Kebudayaan, pemerintah bertugas sebagai fasilitator yang hadir. Pemerintah mesti meletakkan kebudayaan sebagai motor penggerak pemajuan indonesia.

"Sebagai orang-orang berkepentingan di sini kita harus menjaga kebudayaan secara holistik. Tidak sektoral, tapi menyangkut seluruh sektor kehidupan," katanya.

Melanie menekankan, pentingnya Kementerian Kebudayaan merawat dan memperkuat daya tawar aktor seni budaya. Menurutnya, mereka perlu mendapat otonomi dan menjamin kebebasan berekspresi.

"Saat ini sudah mulai ada tekanan dari sana sini. Itu harus kita hadapi di masa depan bahwa kementerian jangan sampai membungkam kita karena diberi ini diberi itu kita jadi lupa," terangnya.

Dia juga menyinggung, Kementerian Kebudayaan mesti memperbanyak ruang-ruang publik untuk kegiatan budaya. Selain itu, akses fasilitas budaya dan pendidikan literasi ke seluruh lapisan masyarakat harus diperluas.

"Sangat penting memperkuat literasi budaya ke seluruh lapisan masyarakat dengan aktor-aktor semua bisa ikut berpartisipasi," tuturnya.

Ketua Harian Dewan Kesenian Jakarta Bambang Prihadi menilai, persoalan kebudayaan tak bisa lagi hanya sebatas diurus oleh direktorat jenderal. Menurutnya, pembentukan kementerian khusus menjadi solusi untuk mengakomodir luasnya sektor budayaan.

"Ini penting untuk terus didorong karena keberadaannya sudah urgen. Kita butuh bagasi yang lebih besar untuk mengelola kebudayaan," ucapnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.