Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UI dan UiTM Malaysia Lakukan Penelitian Bersama Tata Ruang Berkelanjutan

📅 Jumat, 13 Sep 2024, 10:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
UI dan UiTM Malaysia Lakukan Penelitian Bersama Tata Ruang Berkelanjutan Doc: ANTARA/Humas UI
Ket. Tim Universitas Indoneaia (UI) bersama Universiti Tan MARA (UiTM), Malaysia.

DEPOK - Sekolah Ilmu Lingkungan (SIL) Universitas Indonesia (UI) dan Universiti Tan MARA (UiTM), Malaysia terus memperkuat upaya pengembangan tata ruang perkotaan berkelanjutan dengan melaksanakan penelitian mendalam bersama.

Koordinator Klaster Riset Penataan Ruang dan Kawasan Berorientasi Transit (PR-TOD) SIL UI, Dr. Hayati Sari Hasibuan di Kampus UI Depok, Jumat (13/9) mengatakan pengembangan TOD di Jakarta mendorong kenaikan harga tanah dan bangunan, terutama di sekitar stasiun MRT, LRT, dan Commuter Line yang menjadi pusat transit utama di Jabodetabek.

"Pengembangan kawasan TOD di wilayah metropolitan Jakarta menyebabkan peningkatan harga lahan dan bangunan, khususnya di sekitar stasiun MRT, LRT, dan Commuter Line, yang merupakan titik transit utama penduduk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi," katanya.

Dosen Tetap SIL UI dan Analis Kebijakan Ahli Utama (AKAU),Prof. Drs. Raldi H Koestoer,menekankan pentingnya kajian lanjutan mengenai keterjangkauan harga properti di kawasan TOD.

"Kajian mengenai keterjangkauan harga properti di sekitar kawasan TOD metropolitan Jakarta dan Kuala Lumpur perlu dilakukan untuk mengoptimalisasi pemanfaatan kawasan TOD, terutama bagi kelompok ekonomi menengah yang bergantung pada transportasi massal," ujar Prof. Raldi.

Transit-Oriented Development (TOD) adalah konsep pengembangan kawasan yang mengutamakan aksesibilitas terhadap transportasi publik, mengintegrasikan stasiun-stasiun transportasi massal dengan hunian, kantor, dan fasilitas umum.

Penelitian kedua perguruan tinggi ini diharapkan akan dibahas lebih lanjut dalam seminar kolaborasi antara UI dan UiTM.

Seminar bertajuk "Future Sustainable City Development on The Change of Jakarta's State Capital Status To IKN: Lessons from Malaysia" pada 18 September 2024 di Depok.

Di acara itu akan dihadirkan narasumber dari UiTM, di antaranya Dr. TPr. Marlyana Azzyati Marzukhi, Head of Center of Studies for Town and Regional Planning (FSPU), dan Dr. Muhammad Hakim Danial, Senior Lecturer of FSPU.

Para pakar dari UiTM akan berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pengembangan kota yang berkelanjutan, termasuk pelajaran yang dapat diambil dari pembangunan ibu kota baru di Malaysia untuk diterapkan pada rencana pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.