Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kanselir Jerman Scholz Sebut Telah Tiba Waktunya Mengakhiri Perang Ukraina

📅 Kamis, 12 Sep 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kanselir Jerman Scholz Sebut Telah Tiba Waktunya Mengakhiri Perang Ukraina Doc: ANTARA/Fikri Yusuf
Ket. Warga negara asing menyalakan lilin saat mengikuti kegiatan peringatan dua tahun invasi Rusia ke Ukraina di Kantor Konsulat Kehormatan Ukraina, Denpasar, Bali, Sabtu (24/2/2024). Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengenang para korban selama dua tahun invasi Rusia ke Ukraina sekaligus sebagai bentuk solidaritas warga komunitas Ukraina di Bali yang berharap perang tersebut dapat segera berakhir.

Berlin - Kanselir Jerman Olaf Scholzmengatakan telah tiba saatnya mencari cara damai untuk mengakhiri perang di Ukraina.

"Dan saya katakan lagi, sekaranglah saatnya kita harus mengeksplorasi berbagai kemungkinan yang ada, dan benar adanya ketika presiden Ukraina mengatakan," kata Scholz dalam pidatonya di hadapan parlemen di Berlin, Rabu.

Scholzmengatakan konferensi perdamaian lain untuk mengakhiri perang diperlukan, dan Rusia harus hadir di meja perundingan.

"Itulah tugas yang sekarang harus kita tangani. Kita akan melakukan apapun yang kita bisa untuk memastikan kita memiliki kesempatan mencapai perdamaian, perdamaian yang adil bukan perdamaian yang diperintahkan, bukan menyerah dan yang menghormati integritas dan kedaulatan Ukraina sebagai negara yang diserang," katanya menambahkan.

Scholz menyampaikan dukungannya untuk mengundang Rusia ke konferensi perdamaian internasional untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Ia mengatakan kepada lembaga penyiaran publik ZDF, Minggu, bahwa selama pertemuannya baru-baru ini dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, mereka membahas perkembangan terkini, serta prospek konferensi perdamaian baru untuk mengakhiri perang.

"Saya pikir ini waktunya bagi kita untuk membahas bagaimana keluar dari situasi perang ini, dan mencapai perdamaian lebih cepat daripada yang terlihat saat ini," kata Scholz.

"Pasti akan ada konferensi perdamaian lainnya, dan Presiden Volodymyr Zelenskyy dan saya sepakat bahwa konferensi itu juga harus mengikutsertakan Rusia," kata kanselir Jerman itu menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...
Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.