Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Ingatkan Beberapa Wilayah Perbukitan di Bantul Berpotensi Dilanda Kekeringan

📅 Rabu, 11 Sep 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Ingatkan Beberapa Wilayah Perbukitan di Bantul Berpotensi Dilanda Kekeringan Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Kantor BPBD Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantul - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut beberapa wilayah di daerah perbukitan di daerah ini berpotensi dilanda kekeringan sebagai dampak musim kemarau panjang tahun 2024.

"Berdasarkan perkiraan musim kemarau 2024, beberapa wilayah di Bantul terutama daerah perbukitan atau dataran tinggi berpotensi dilanda kekeringan, kekurangan air bersih," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bantul Antoni Hutagaol dalam pernyataannya di Bantul, Selasa.

Beberapa wilayah perbukitan maupun dataran tinggi di Bantul tersebut seperti wilayah Kecamatan Dlingo, kemudian sebagian wilayah Pajangan, dan wilayah Pandak, serta Pandak.

Menurut dia, pemerintah kabupaten juga sudah mengeluarkan Surat Keputusan Bupati Bantul Nomor 442 Tahun 2024 tentang Status Siaga Darurat Kekeringan di Bantulsebagai langkah penanganan dampak kekeringan.

"Kita sudah melakukan droping air bersih ke masyarakat di wilayah terdampak, sampai hari ini sudah ada sebanyak 57 tangki air yang kami distribusi melalui APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah)," katanya.

Lebih lanjut dia juga berharap masyarakat Bantul terutama wilayah perbukitan agar bijak dalam menggunakan ketersediaan air, dan berbagi dengan masyarakat lainnya agar bisa mencukupi kebutuhan.

"Warga agar tetap menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi kekeringan, gunakan air secara bijak dengan menggunakan air bersih untuk kebutuhan yang utama, dan tetap saling sepenanggungan dengan sesama, tetangga sekitar yang membutuhkan," katanya.

Dia mengatakan, hal itu karena berdasarkan prediksi, wilayah DIY termasuk Kabupaten Bantul akan mulai turun hujan pada akhir Oktober, sehingga potensi kekeringan masih bisa terjadi hingga sebulan ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.