Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Hujan di Palembang Berlanjut Tiga Hari ke Depan

📅 Senin, 09 Sep 2024, 17:56 WIB | Oleh:
BMKG: Hujan di Palembang Berlanjut Tiga Hari ke Depan Doc: ANTARA/M Imam Pramana
Ket. Pengendara motor mengenakan jas hujan di Kota Palembang, Sumsel, Senin (9/9).

PALEMBANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyebutkan hujan di Kota Palembang berpotensi berlanjut sampai dengan tiga hari ke depan.

"Ya hari ini Kota Palembang turun hujan dan berpotensi hujan akan terjadi dalam waktu tiga hari ke depan," kata Kepala Unit Analisis dan Prakiraan Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang Sinta Andayani dikonfirmasi di Palembang, Senin.

Ia menjelaskan September ini masih dalam periode musim kemarau.

Namun, dalam minggu ini pihaknya memantau adanya pengaruh dinamika atmosfer yaitu gelombang Ekuatorial Rossby yang aktif di wilayah Sumatra, termasuk Sumatera Selatan.

Aktivitas gelombang Ekuatorial Rossby membawa uap air di atmosfer Sumsel yang dapat mengakibatkan pertumbuhan awan yang cukup signifikan sehingga menaikkan potensi hujan di wilayah Sumsel. Tetapi, hujan yang turun dengan intensitas ringan hingga sedang, durasinya tidak lama dan bersifat lokal.

"Karena pada dasarnya uap air di musim kemarau ini memang minim. Kondisi ini diprakirakan hingga tiga hari ke depan masih ada potensi hujan," ujarnya.

Kendati demikian, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada musim kemarau walaupun kadang ada potensi hujan, terutama mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) karena masih musim kemarau dan kering, serta hujan yang turun masih belum cukup untuk sepenuhnya mencegah karhutla.

Sebelumnya, BMKG Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyebutkan bahwa musim hujan di wilayah itu akan terjadi pada periode Oktober 2024.

"Berdasarkan perkiraan, musim hujan di seluruh wilayah Sumsel baru akan terjadi pada bulan Oktober atau akhir Oktober ini," kata dia.

Ia menyebutkan pada September ini, cuaca terik masih akan terjadi.

"Kita harus lebih waspada karena kondisi kering sudah terakumulasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.