Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangladesh Laporkan 463 Infeksi Baru Saat Bergulat dengan DBD

📅 Senin, 09 Sep 2024, 16:58 WIB | Oleh:
Bangladesh Laporkan 463 Infeksi Baru Saat Bergulat dengan DBD Doc: ANTARA/ Anadolu/PY
Ket. Ilustrasi - Rumah sakit di Bangladesh.

DHAKA - Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan (DGHS) Bangladesh mengungkapkan ada sebanyak 463 kasus infeksi demam berdarah dengue (DBD) baru dengan satu kematian tercatat di berbagai rumah sakit di Bangladesh selama 24 jam terakhir.

Ahli entomologi memproyeksikan situasi demam berdarah di Bangladesh akan memburuk dalam beberapa hari mendatang karena negara tersebut terus melaporkan ratusan kasus baru dan kematian akibat demam virus yang ditularkan oleh nyamuk itu.

DGHS seperti dilaporkan Anadolu pada Minggu (8/9) mengatakan sekitar 193 pasien demam berdarah dirawat di rumah sakit di Dhaka sementara 270 sisanya dirawat di rumah sakit berbeda di luar ibu kota. Lalu, tiga orang meninggal dan lebih dari 400 kasus terdaftar pada Sabtu.

Dengan adanya kasus-kasus baru tersebut, total kasus meningkat menjadi 15.670 dengan setidaknya 96 kematian akibat penyakit DBD sejak Januari. Dari jumlah tersebut, 13.992 pasien sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit.

Pada 2023, Bangladesh melaporkan rekor 1.705 kematian akibat DBD dan total 321.179 kasus DBD, menurut data Ditjen Kesehatan.

Penyakit DBD menular ke manusia melalui nyamuk yang terinfeksi dan belum ada pengobatan untuk penyakit tersebut.

Ahli entomologi dan profesor di Universitas Jahangirnagar, Kabirul Bashar, amengatakan kepada Anadolu bahwa mereka memperkirakan jumlah kasus akan lebih tinggi pada September akibat pola cuaca dan intensitas larva yang lebih tinggi yang ditemukan pada Juli, awal musim hujan di negara Asia Selatan tersebut.

Bashar khawatir situasinya akan memburuk pada Oktober, jika tindakan tidak diambil dengan berkonsultasi dengan ahli entomologi dan ahli kesehatan.

"Semua pasien yang terdiagnosis DBD tidak selalu melapor atau dirawat di rumah sakit, sehingga angka yang kami miliki tidak mewakili jumlah sebenarnya dari orang yang terinfeksi," ucapnya.

Cuaca yang berlaku di Bangladesh, lanjutnya, saat ini bagus untuk perkembangbiakan nyamuk dengue sehingga perlu untuk bekerja secara ilmiah guna melawan penyakit tersebut.

Dia mendesak pemerintah daerah untuk mengambil tiga langkah spesifik, yakni pengelolaan titik panas, manajemen pembiakan, serta manajemen larva secara ilmiah untuk mencegah penyebaran penyakit DBD. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.