Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kongo Terima Pengiriman Perdana Vaksin Mpox untuk Cegah Penyebaran

📅 Sabtu, 07 Sep 2024, 00:04 WIB | Oleh:
Kongo Terima Pengiriman Perdana Vaksin Mpox untuk Cegah Penyebaran Doc: ANTARA/ANADOLU
Ket. ilustrasi penanganan mpox di Afrika.

JOHANNESBURG -Otoritas Kongo menerima pengiriman pertama vaksin Mpox atau cacar monyet untuk membantu membendung penyebaran virus di episentrum wabah di benua itu. "Kami gembira menerima pengiriman pertama hampir 100.000 dosis vaksin Jynneos di RD Kongo dengan tambahan 100.900 dosis yang akan tiba Sabtu ini, 7 September 2024," kata Direktur Jenderal Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (Africa CDC) Jean Kaseya dalam sebuah pernyataan bersama UNICEF, Kamis (5/9).

Seperti dikutip dari Antara, Kaseya mengatakan Kongo merupakan negara yang telah melaporkan lebih dari 4.901 kasus Mpox yang terkonfirmasi dengan lebih dari 629 kematian terkait, sejak awal 2024. Angka-angka tersebut menunjukkan peningkatan yang tajam dalam hal infeksi dan kematian dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dia mengatakan kedatangan vaksin tersebut menunjukkan kemitraan yang kuat antara CDC Afrika, Uni Eropa melalui Otoritas Kesiapsiagaan dan Respon Darurat Kesehatan (HERA), dan Bavarian Nordic.

"Menerima vaksin ini merupakan langkah penting dalam upaya kita melawan mpox. Komitmen kami adalah menjaga kesehatan masyarakat, terutama anak-anak yang merupakan kelompok paling rentan," ucap Kaseya.

Kerja Sama

Africa CDC, lanjutnya, akan terus bekerja sama dengan mitra untuk mengendalikan penyebaran penyakit Mpox dan memastikan masa depan yang sehat bagi seluruh masyarakat Kongo.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Kongo Samuel Roger Kamba mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa lembaganya senang dapat menanggapi Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Kepedulian Internasional dalam waktu singkat dan memastikan bahwa vaksin telah tiba di Kongo mulai Kamis.

Perwakilan UNICEF di Kongo, Grant Leaity, berkata Mpox adalah penyakit yang dapat dicegah, dan vaksinasi dengan Jynneos telah terbukti sangat efektif dalam mengurangi penularan dan mencegah komplikasi yang parah.

Leaity mengatakan Kementerian Kesehatan Kongo, bekerja sama dengan UNICEF, secara aktif menilai kebutuhan anak-anak dan remaja untuk memperluas cakupan vaksinasi kepada kelompok usia muda, jika diperlukan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Mpox sebagai darurat kesehatan masyarakat global pada 14 Agustus dan CDC Afrika mendeklarasikannya sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat Keamanan Kontinental (PHECS) sehari sebelumnya.

Sebelumnya, Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bertemu dengan para pemimpin badan-badan PBB di Republik Demokratik Kongo pada Kamis (29/8) untuk membahas wabah mpox yang sedang melanda wilayah tersebut.

Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, melaporkan melalui X bahwa pertemuan tersebut berfokus pada pendekatan terpadu untuk menangani wabah ini, terutama di wilayah timur negara yang dilanda konflik.

"Pertemuan dengan kepala-kepala badan PBB di Kongo untuk membahas respons bersama kami terhadap wabah mpox di seluruh negeri, khususnya di wilayah timur yang terkena dampak konflik," ujar Tedros.

Selama diskusi, para peserta menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperkuat respons yang dipimpin oleh pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.