Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kurangi Polusi Udara, Kemenko Marves Soroti Upaya Ketatkan Subsidi BBM

📅 Jumat, 06 Sep 2024, 08:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kurangi Polusi Udara, Kemenko Marves Soroti Upaya Ketatkan Subsidi BBM Doc: ANTARA/NOVRIAN ARBI
Ket. Deputi bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Rachmat Kaimuddin memberikan pemaparan diskusi sesi pleno kelima Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2024).

JAKARTA - Pemerintah mendorong elektrifikasi kendaraan dan mengurangi subsidi untuk memperbaiki kualitas udara di Jabodetabek, menurut Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Rachmat Kaimuddin.

Dalam diskusi sesi pleno di International Sustainability Forum (ISF) 2024 di Jakarta, Kamis (5/9), Rachmat Kaimuddin menyampaikan emisi dari kendaraan serta pembakaran terbuka masih menjadi faktor penyebab polusi udara di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Terkait polusi yang disebabkan oleh pembakaran bahan bakar fosil yang digunakan oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat, dia mengatakan pemerintah mendorong perluasan elektrifikasi kendaraan, salah satunya dengan pemberian insentif untuk pembelian kendaraan listrik.

Tidak hanya itu, dia juga mengatakan perlunya peningkatan dari standar emisi Euro IV, yang bahkan penerapannya belum merata saat ini.

"Bagaimana kita bisa meningkatkan kualitas dan juga memastikan bahwa itu tidak menambahkan beban APBN, fiskal kita, karena kita menyubsidi komoditas ini," katanya.

"Jadi untuk mengurangi subsidi untuk orang-orang dengan pendapatan lebih tinggi, lalu menggunakannya untuk memperbaiki kualitas bahan bakar," katanya.

Elektrifikasi kendaraan atau mendorong semakin banyak angkutan degan emisi rendah merupakan langkah penting untuk menekan polusi udara. Jika bukan kendaraan dengan emisi rendah, katanya, paling tidak menggunakan bahan bakar yang lebih bersih.

Terkait pembakaran terbuka, dia menyampaikan bahwa sudah ada regulasi yang mengatur tidak boleh melakukan pembakaran sampah. Namun, untuk mendukung sosialisasinya agar semakin banyak masyarakat yang menaatinya, perlu kerja sama berbagai pihak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.