Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres AS Harris Tolak Embargo Senjata Israel

📅 Minggu, 01 Sep 2024, 05:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres AS Harris Tolak Embargo Senjata Israel Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Wakil Presiden AS Kamala Harris.

Washington - Wakil Presiden AS Kamala Harris, Kamis (29/8), dengan tegas menolak kemungkinan bahwa dia akan memberlakukan embargo senjata Amerika terhadap Israel yang telah menghancurkan Jalur Gaza yang terkepung.

"Saya tegas dan teguh dalam komitmen saya terhadap pertahanan Israel dan kemampuannya untuk mempertahankan diri, dan itu tidak akan berubah," kata Harris dalam wawancara pertamanya sejak dia menjadi calon presiden dari Partai Demokrat.

"Saya katakan hari ini, Israel memiliki hak untuk mempertahankan diri. Kami akan melakukannya, dan bagaimana cara melakukannya itu adalah penting," katanya.

Ketika didesak apakah dia akan mendukung perubahan kebijakan AS yang akan memengaruhi bantuan militer, Haris hanya berkata: "Tidak."

Dia mengakui bahwa "terlalu banyak warga Palestina yang tidak bersalah telah terbunuh," yang tampaknya merujuk pada jumlah korban tewas di Gaza yang telah melampaui 40 ribu orang, yang sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Jumlah korban tewas sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi karena banyak mayat yang masih terperangkap di reruntuhan puing-puing yang luas akibat pemboman Israel.

Lebih dari 92.740 warga Palestina lainnya telah terluka selama perang, yang kini telah memasuki bulan kesepuluh, menurut data resmi. Hampir semua dari 2,3 juta penduduk Gaza telah mengungsi.

"Kita harus mencapai kesepakatan. Kita berada di Doha. Kita harus mencapai kesepakatan. Perang ini harus berakhir, dan kita harus mencapai kesepakatan untuk membebaskan para sandera," kata Harris.

"Saya telah bertemu dengan keluarga para sandera Amerika. Mari kita bebaskan para sandera. Mari kita lakukan gencatan senjata," tambahnya.

"Kesepakatan bukan hanya hal yang benar untuk mengakhiri perang ini, tetapi juga akan membuka banyak hal yang harus terjadi selanjutnya," ujar Harris.

"Saya tetap berkomitmen sejak 8 Oktober untuk mencapai solusi dua negara di mana Israel aman, dan pada saat yang sama, warga Palestina memiliki keamanan, penentuan nasib sendiri, dan martabat," tambahnya.

Israel terus melancarkan serangan besar-besaran di Jalur Gaza menyusul serangan lintas perbatasan yang dipimpin oleh kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.139 orang.

Sekitar 250 orang lainnya dibawa kembali ke daerah kantong pantai itu sebagai sandera. Sedangkan lebih dari 100 orang masih berada di sana.

Israel menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional, yang telah memerintahkan penghentian operasi militer di selatan kota Rafah. Namun, perintah itu tidak diindahkan oleh Israel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.