Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Marinir TNI AL Berlatih Pendaratan Amfibi di Belitung

📅 Minggu, 01 Sep 2024, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Marinir TNI AL Berlatih Pendaratan Amfibi di Belitung Doc: ANTARA/Kasmono/Apriliansyah
Ket. Latihan pendaratan amfibi Pasmar 1, Korps Marinir TNI AL di Pantai Tanjung Siantu, Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (31/8).

Tanjungpandan - Prajurit dari Pasukan Marinir (Pasmar) 1, Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) menggelar latihan pendaratan amfibi di pantai Tanjung Siantu, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu.

Komandan Pasmar 1 Brigjen TNI (Mar) Umar Farouq di Sijuk, mengatakan latihan ini digelar untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, kesiapan, dan profesionalisme Pasmar 1 Korps Marinir TNI AL sebagai pasukan pendarat amfibi dalam hubungan Sistem Senjata Terpadu (SSAT) TNI AL.

"Latihan Satuan Lanjutan II Aspek Laut (LSL II AL) kami laksanakan setiap per triwulan sekali," katanya.

Menurut Brigjen TNI (Mar) Umar Farouq, latihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mekanisme proses pengambilan keputusan militer (PPKM), meningkatkan profesionalisme prajurit Pasmar 1 sebagai pasukan pendarat.

Kemudian meningkatkan kerja sama taktik dan teknis antar unsur kesenjataan dalam organisasi pasukan pendarat dan satuan terkait, serta meningkatkan sistem komando dan pengendalian serta dukungan administrasi logistik dalam operasi amfibi.

Di sisi lain, latihan ini juga untuk meningkatkan kemampuan prajurit Pasmar 1, Korps Marinir TNI AL dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kami melihat situasi Indonesia adalah sebagai negara kepulauan sehingga artinya ada beberapa wilayah yang memiliki tingkat kerawanan akan adanya invasi atau serangan musuh," ujarnya.

Ia mengatakan, kegiatan utama dari pelaksanaan LSL II AL ini adalah perencanaan operasi amfibi di Mako Batalyon Infanteri 4 MAR, embarkasi ke KRI di Dermaga Kolinlamil, gerakan menuju sasaran di laut Jawa, dan serbuan amfibi di pantai Tanjung Siantu, Belitung.

Dalam latihan ini, Pasmar 1 Korps Marinir TNI AL mengerahkan sebanyak satu batalyon tim pendarat Korps Marinir TNI AL.

Namun, lanjut dia, karena latihan ini merupakan latihan parsial untuk satuan infanteri, kavaleri, artileri, satuan tempur, dan pasukan khusus maka juga turut didukung oleh unsur KRI dari Koarmada I, helikopter dari Pusat Penerbang TNI AL, dan unsur pangkalan dari Lanal Babel.

Menurutnya, latihan ini akan berlangsung mulai 31 Agustus - 2 September mendatang.

"Kemudian juga akan diisi dengan kegiatan tambahan berupa pengobatan massal, bakti sosial, panggung prajurit, dan makan siang bersama rakyat di pantai Tanjung Pendam," kata Brigjen TNI (Mar) Umar Farouq.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.