Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKKBN Ingatkan Generasi Muda agar Persiapkan Pernikahan dengan Matang untuk Hindari KDRT

3 Sabtu, 31 Agu 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
BKKBN Ingatkan Generasi Muda agar Persiapkan Pernikahan dengan Matang untuk Hindari KDRT BKKBN Ingatkan Generasi Muda agar Persiapkan Pernikahan dengan Matang untuk Hindari KDRT Doc: ANTARA/HO-BKKBN
Ket. Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Nopian Andusti (empat dari kiri) dalam kegiatan "Siap Nikah Goes to Campus" yang berlangsung di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Kamis (29/8/2024).

Jakarta - Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nopian Andusti menyarankan calon pengantin untuk mempersiapkan pernikahan dengan matang guna menghindari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

"Sebelum menikah persiapkan diri dengan matang. Terjadinya perselingkuhan dan KDRT seringkali disebabkan oleh ketidaksiapan mental dan ketidakmampuan untuk menghadapi kekurangan masing-masing pasangan. Ketika menikah, situasinya jauh berbeda dibandingkan dengan waktu pacaran," kata Nopian dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Ia menyampaikan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam kegiatan "Siap Nikah Goes to Campus" yang berlangsung di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (29/8) yang merupakan kolaborasi antara BKKBN bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Nopian juga menekankan pentingnya kesiapan berkeluarga yang mesti mencakup sepuluh dimensi, mulai dari kesiapan usia, fisik, finansial, mental, emosi, sosial, moral, interpersonal, hidup, dan intelektual.

Selain itu, menurutnya, persiapan pernikahan yang matang juga dapat mencegah bayi lahir stunting.

"Pemeriksaan kesehatan sebelum menikah untuk mencegah lahirnya bayi stunting. Jika hasil pemeriksaan kesehatan sebelum menikah belum memenuhi standar, pernikahan tetap bisa dilanjutkan, tetapi kehamilan sebaiknya ditunda dengan menggunakan alat kontrasepsi modern," paparnya.

Ia menekankan, penggunaan alat kontrasepsi modern sangat dianjurkan untuk pasangan yang sudah menikah secara sah, utamanya jika kondisi kesehatan belum ideal.

Ia juga mengemukakan, penting bagi calon orang tua untuk mengoptimalkan pengasuhan di 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) atau usia 0-2 tahun.

"Persoalan yang saat ini kita hadapi adalah tingginya angka prevalensi stunting, dan ini dapat dicegah melalui optimalisasi 1.000 HPK," ujar dia.

Ia juga menyoroti isu kesehatan remaja perempuan, utamanya terkait anemia yang dialami lebih dari 30 persen remaja perempuan dan disebabkan oleh beberapa faktor utama, termasuk kehilangan darah akibat menstruasi dan kebutuhan zat besi yang meningkat selama pertumbuhan.

"Penting untuk menjaga pola makan seimbang dan memastikan asupan nutrisi yang cukup untuk mencegah anemia," ujarnya.

Ia menekankan pentingnya peran teman sebaya, khususnya kelompok Generasi Berencana (Genre) untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai konsumsi tablet tambah darah guna mencegah anemia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Terkonfirmasi, Jenderal LSP...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.