Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Bencana Kekeringan, Pemkot Semarang Inventarisasi Daerah yang Butuh Suplai Air Bersih saat Kemarau

📅 Rabu, 28 Agu 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Bencana Kekeringan, Pemkot Semarang Inventarisasi Daerah yang Butuh Suplai Air Bersih saat Kemarau Doc: ANTARA/HO-Pemkot Semarang
Ket. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (Tepra) di Balai Kota Semarang, Selasa (27/8/2024).

Semarang - Pemerintah Kota Semarang menginventarisasi kebutuhan air bersih di daerah-daerah yang rawan kekeringan sebagai upaya antisipasi bencana kekeringan di musim kemarau.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, di Semarang, Selasa, mengatakan bahwa wilayah-wilayah rawan kekeringan sudah terdata dan perlu diantisipasi.

"Banyak wilayah yang kami antisipasi. Wilayah yang sering kekeringan itu ada di wilayah Rowosari, Jabungan, juga Gondoriyo, serta Gedawang. Ini yang harus diantisipasi," kata Ita, sapaan akrabnya.

Hal tersebut disampaikannya saat Rapat Koordinasi Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (Tepra) di Balai Kota Semarang.

Dari sisi penyediaan air, ia mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal dan akan melakukan distribusi bantuan air ke wilayah-wilayah terdampak.

"Dari sisi penyediaan, tidak hanya ada dari PDAM saja, tapi ada penyediaan dari Pamsimas (Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat), atau artetis, dan sebagainya," katanya.

Sejauh ini, kata dia, Pemkot Semarang berupaya terus menginventarisasi wilayah mana saja yang membutuhkan air.

"Selain mengecek mana saja kebutuhan air, tapi juga melakukan pengelolaan air. Pesan saya, agar masyarakat bijak menggunakan air dengan efisien, dan juga bisa berhemat," katanya.

Tak hanya kekeringan, kata dia, permasalahan yang perlu diwaspadai saat musim kemarau adalah kebakaran, termasuk di lahan-lahan kosong.

"Cuaca saat ini kan anomali ya sehingga yang kalau kekeringan ini yang utama adalah pencegahan kebakaran, selain di lingkungan, juga TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Jatibarang," katanya.

Ita mengatakan bahwa musim kemarau juga harus dimanfaatkan dengan pembersihan saluran-saluran air sebagai antisipasi banjir jika memasuki musim hujan.

"Mumpung masih kering dan bisa dilakukan pengerukan sedimen yang ada di wilayah masing-masing sehingga saat musim hujan tidak terjadi limpahan air," katanya.

Pada rakor Tepra yang dipimpin langsung wali kota, hadir seluruh jajaran Pemkot Semarang, mulai dari Asisten, Inspektur, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD), hingga camat dan lurah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Bogor Gaspol Tekan S...
Megapolitan
Minggu Sore Hujan Mengintai...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.