Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB Salurkan Rp1,1 Miliar untuk Tangani Banjir Bandang di Ternate

📅 Senin, 26 Agu 2024, 13:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB Salurkan Rp1,1 Miliar untuk Tangani Banjir Bandang di Ternate Doc: ANTARA/Andri Saputra
Ket. Operator mengoperasikan alat berat saat proses pencarian korban banjir bandang di Kelurahan Rua Kota Ternate Maluku Utara, Minggu (25/8/2024).

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan dana siap pakai senilai Rp1,1 miliar untuk menunjang upaya penanganan darurat bencana banjir bandang di Ternate, Maluku Utara.

"Dana ini untuk memastikan kebutuhan masyarakat korban bencana terpenuhi, itu tujuan utamanya," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (26/8).

Dana senilai Rp1,1 triliun tersebut disalurkan oleh BNPB kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ternate senilai Rp500 juta, Kodim 1051/Ternate senilai Rp200 juta, Korem 152/Ternate senilai Rp200 juta dan Polres Kota Ternate Rp200 juta.

Menurut dia, dana siap pakai BNPB tersebut dapat segera digunakan oleh setiap instansi penerima untuk memenuhi semua kebutuhan penanganan dampak banjir bandang mulai dari hari ini.

Dicontohkan seperti untuk membiayai distribusi logistik bagi para korban bencana selama masa tanggap darurat yang berlangsung hingga 14 hari ke depan dan operasional pencarian dan pertolongan korban hilang hingga pemulihan lingkungan pascabencana.

BNPB sendiri telah mendirikan sebanyak dua posko pengungsian yang tidak jauh lokasi bencana banjir bandang di Kelurahan Rua, Pulau Ternate, Ternate itu lengkap dengan kesediaan kebutuhan logistik.

"Melalui dana bantuan ini diharapkan operasi tanggap darurat harus berjalan efektif dan efisien, cepat tanpa hambatan," ujarnya.

Data terakhir yang diterima Pusdalops BNPB sampai dengan Senin pagi, ada 28 orang korban dalam bencana banjir bandang ini.

Dari jumlah tersebut ??????tim gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 22 orang korban. Masing-masing 13 orang meninggal dunia dan sembilan orang selamat dalam kondisi luka-luka yang sudah mendapatkan penanganan dari tenaga medis. Sementara ada enam orang warga masih dinyatakan hilang dalam pencarian saat ini.

Dampak kerusakan ada sebanyak 25 unit rumah dan satu unit mushalla rusak berat, beberapa meter jalan putus setelah diterjang banjir bandang yang membawa material lumpur tanah, pasir, dan batu dari Gunung Gamalama pada Minggu pukul 03.30 WIT itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.