Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

8 Budaya Betawi Ditetapkan Warisan Budaya Tak Benda

📅 Senin, 26 Agu 2024, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
8 Budaya Betawi Ditetapkan Warisan Budaya Tak Benda Doc: Antaranews
Ket. Sidang penetapan delapan karya budaya yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia 2024

JAKARTA - Sebanyak delapan karya budaya ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBT B) Indonesia 2024. Penetapan berkat upaya Dinas Kebudayaan Provinsi Jakarta bekerja sama dengan Lembaga Kebudayaan Betawi.

Penetapan WBT B Betawi disampaikan Ketua Tim Ahli WBT B Indonesia dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) GR Lono Lastoro Simatupang dan Sekretaris Tim Ahli WBT B Toto Sucipto setelah melalui proses persidangan. "Syukurlah, setelah perjalanan panjang, sampai juga ke penetapan," tandas Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Jakarta, Iwan Henry Wardhana, Sabtu.

Delapan karya budaya Jakarta yang berhasil lolos sampai tahap sidang ini telah ditetapkan menjadi WBT B Indonesia. "Semoga warisan budaya ini terus terjaga dengan baik bersama-sama," ujar Iwan.

Lebih jauh Iwan menjelaskan, proses penetapan karya budaya menjadi WBT B dilakukan melalui tiga tahap penilaian yang telah berlangsung sejak Januari. Kemudian, diakhiri sidang penetapan oleh Tim Ahli WBT B Indonesia Kemdikbudristek 19-22 Agustus di Hotel Holiday Inn & Suites, Jakarta.

Iwan melanjutkan, delapan karya budaya yang ditetapkan sebagai WBTB adalah Nyorog, Kopi Jahe Betawi, Si Pitung, Rias Bakal, Bahasa Kreol Tugu, Oblog, Musik Sampyong, dan Gambus Betawi. Ada sebanyak 272 karya budaya dari 31 provinsi ditetapkan menjadi WBT B Indonesia 2024. Pemprov Jakarta telah memiliki 85 WBT B yang ditetapkan sejak 2013.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kebudayaan Kemdikbudristek, Hilmar Farid, menambahkan penetapan WBTB diharapkan dapat memperkuat kesadaran, tanggung jawab, dan semangat untuk terus melakukan pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan terhadap warisan budaya.

Hilmar juga berharap warisan budaya baik yang telah dicatatkan atau ditetapkan dapat masuk dalam pendidikan formal, informal, dan nonformal sebagai sumber pembelajaran kebudayaan. Penetapan WBTB tidak hanya menjadi sebuah kegiatan yang berujung pada sertifikat. Namun, yang paling penting dan perlu dipikirkan bersama adalah tindak lanjut setelah penetapan. Contoh, bagaimana warisan budaya ini tetap terjaga dan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.