Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB Ungkap Aceh Masih Kesulitan Air Bersih dan BBM

📅 Minggu, 07 Des 2025, 23:40 WIB | Oleh:
BNPB Ungkap Aceh Masih Kesulitan Air Bersih dan BBM  Doc: Sekretariat Presiden
Ket. Kepala BNPB Letjen Suharyanto

BANDA ACEH - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto melapor bahwa air bersih masih sulit didapat. Suharyanto mengatakan, sulitnya air bersih dikarenakan sumber air yang terkena banjir.

"Sumber air bersihnya terkena banjir, ada di Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Lhokseumawe. Bireun, Pidie Jaya dan Bener Meriah juga, ini tentu saja juga terus dilaksanakan perbaikan," kata Suharyanto dalam rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Pos Pendamping Nasional Bencana di Provinsi Aceh, Minggu (7/12).

Selain kesulitan air bersih, Aceh sempat pula kesulitan mendapat suplai BBM. Terlebih di Aceh Tamiang.

Suharyanto mengatakan, kondisi di Aceh Tamiang paling parah terdampak banjir. Semula, tujuh SPBU di Aceh Tamiang tidak beroperasi.

"Tiga dari tujuh SPBU di Aceh Tamiang sudah bisa beroperasi. Empat (SPBU) masih perbaikan," kata Suharyanto.

Suharyanto melapor kepada Presiden bahwa masih ada beberapa wilayah yang terisolir. Seperti Bener Meriah dan Aceh Tengah.

"BBM kami bisa mengirimkan lewat udara, kemarin kami kirimkan dari Bandara Kualanamu menggunakan pesawat Hercules. Ada beberapa syarat yaitu drumnya harus baru dan tutupnya harus disegel," ujar Suharyanto.

Presiden lantas menanyakan lebih detail mengenai pendaratan saat pengiriman BBM. "Itu bandara mana, mendarat di mana," ujar Presiden dengan nada bertanya.

"Mendarat di Bener Meriah. Di Bandara Rembele," kata Suharyanto.  "Itu Hercules bisa mendarat?" ucap Presiden. "Pakai Hercules Bapak Presiden, kemarin," kata Suharyanto.

Diketahui, distribusi BBM dan gas LPG terus dipercepat guna memenuhi kebutuhan para penyintas bencana di Aceh. Sebagian besar SPBU sudah mulai beroperasi, baik di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.