Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan PBB Akan Luncurkan Vaksinasi Polio di Gaza

📅 Sabtu, 24 Agu 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Badan PBB Akan Luncurkan Vaksinasi Polio di Gaza Doc: ANTARA/Xinhua/Rizek Abdeljawad
Ket. Seorang sukarelawan berinteraksi dengan anak-anak selama kegiatan stimulasi dan bantuan psikologis di sebuah sekolah yang berafiliasi dengan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Palestina (8/11/2023).

Ankara - Badan Perserikatan Bangsa-Bangsauntuk pengungsi Palestina (UNRWA) mengumumkan rencana untuk memulai kampanye vaksinasi polio di Jalur Gaza pada akhir Agustus.

Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini pada Jumat menyatakan keprihatinan mendalam atas pernyataan terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang kasus polio di Gaza.

Kasus tersebut melibatkan seorang bayi berusia 10 bulan yang lumpuh, dan menandai kasus polio pertama di Gaza dalam lebih dari 25 tahun, menurut Lazzarini.

"Polio tidak akan membedakan antara anak-anak Palestina dan Israel. Menunda jeda kemanusiaan akan meningkatkan risiko penyebaran di antara anak-anak," katanya.

"Tidaklah cukup hanya membawa vaksin ke Gaza ditambah dengan melindungi alat-alat pendingin. Agar berdampak, vaksin harus diberikan ke setiap anak di bawah usia 10 tahun," ujar Lazzarini, menambahkan.

Tim medis UNRWA akan menyalurkan vaksin ke klinik-klinik dan melalui tim kesehatan keliling.

"Sejak perang mulai berlangsung dan berkat upaya ini, 80 persen anak-anak di seluruh Gaza telah menerima vaksin untuk berbagai penyakit anak," kata dia.

Polio, virus yang sangat menular yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen dalam hitungan jam, menimbulkan ancaman khusus bagi anak-anak di Gaza.

Kemunculan kembali polio dikaitkan dengan rusaknya infrastruktur air dan sanitasi, ditambah dengan pembatasan yang diberlakukan Israel terhadap perbaikan dan pengiriman pasokan.

Dewan Keamanan PBB telah mengeluarkan resolusi yang berisi desakan kepada pihak-pihak terkait untuk segera mewujudkan gencatan senjata.

Namun, Israel melanjutkan serangan brutal di Jalur Gaza setelah serangan kelompok Hamas Palestina pada 7 Oktober 2023.

Gempuran tersebut telah mengakibatkan lebih dari 40.200 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, meninggal dan lebih dari 93.000 lainnya cedera, menurut otoritas kesehatan setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
PLN Sukses Amankan Pasokan ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.