Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mendikbudristek Ungkap Fokus Anggaran di 2025

📅 Kamis, 22 Agu 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Mendikbudristek Ungkap Fokus Anggaran di 2025 Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, dalam Konferensi Pers RAPBN 2025 yang diakses secara daring, Rabu (21/8).

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, mengungkapkan prioritas anggaran Kemendikbudristek tahun 2025. Adapun pihaknya hanya menerima 11 persen dari total alokasi anggaran pendidikan pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2025.

"Kami menerima sekitar 11 persen dari total alokasi anggaran pendidikan pada RAPBN 2025, atau senilai 83,19 triliun," ujar Nadiem, dalam Konferensi Pers RAPBN 2025 yang diakses secara daring, Rabu (21/8).

Dia menerangkan, anggaran Kemendikbud akan berfokus pada peningkatan kualitas layanan pendidikan, terutama untuk kuantitas, kualistas, dan kesejahteraan guru serta tenaga kependidikan. Selain itu, anggaran akan fokus pada peningkatan kualitas, relevansi, dan daya saing pendidikan tinggi, termasuk melalui perbaikan pada Program Kampus Merdeka.

Selain itu, lanjut Nadiem, pihaknya juga akan memprioritaskan peningkatan kualitas program pendidikan vokasi, seperti Program SMK Pusat Keunggulan. Proritas selanjutnya adalah pemajuan kebudayaan, bahasa, dan sastra.

"Prioritas lainnya adalah meningkatkan akses layanan pendidikan dan beberapa program unggulan Kemendikbudristek, seperti Program Indonesia Pintar dan Beasiswa Afirmasi untuk daerah 3T," tambahnya.

Sebagai informasi, total RAPBN 2025 mencapai 3.613.1 triliun rupiah. Dari jumlah tersebut alokasi anggaran pendidikan sebesar 722,6 triliun rupiah yang akan dialokasikan untuk beberapa program prioritas presiden terpilih.

Secara terpisah, Head of Leadership Development & Scholarship Tanoto Foundation, Michael Susanto, menyampaikan, pihaknya kembali membuka pendaftaran program beasiswa TELADAN. Beasiswa ditujukan untuk mahasiswa reguler program sarjana yang berada di semester pertama di 10 perguruan tinggi yaitu IPB University, ITB, UB, UNDIP, UGM, UNHAS, UI, UNMUL, UNRI, dan USU. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.