Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Jangan Tergiur Tipu Daya Calo CPNS

📅 Rabu, 21 Agu 2024, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Jangan Tergiur Tipu Daya Calo CPNS Doc: ANTARA/HO - Prokopim Trenggalek
Ket. Menpan RB Abdullah Azwar Anas didampingi Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono saat menandatangani prasasti tanda peresmian stan pelayanan publik di MPP Trenggalek, Selasa (20/8/2024).

Trenggalek - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas mengingatkan warga, khususnya peminat atau calon peserta seleksi CPNS 2024 agar tidak tergiur iming-iming serta tipu daya calo yang menjanjikan "jalur jadi" menjadicalon aparatur sipil negara.

"Hari ini mulai pendaftaran. Masyarakat jangan tergiur dengan orang yang merasa bisa menjanjikan masuk. Karena anaknya presiden saja tidak lolos," kata Azwar Anasdi sela kegiatannya meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Trenggalek di Trenggalek, Jawa Timur, Selasa.

Ia memastikan tidak ada "jalur khusus" dalam proses penjaringan CPNS 2024.

"Pengawasan bakal diperketat, sistem seleksi dan penjaringan juga terus disempurnakan untuk mempersempit ruang transaksi ataupun lobi agar pelaksanaan keseluruhan tahapan penjaringan CPNS berjalan jujur, adil dan bertanggung jawab," katanya.

Dia menyebut seleksi itu ketat dan tidak dapat dimanipulasi seperti yang dikhawatirkan masyarakat.

"Semuanya menggunakan CAT (Computer Assisted Test). Tidak ada lagi istilah orang dalam, tidak ada lagi istilah PDAM, Ponakan dan Anak Menantu. Semua seleksi terbuka dan memiliki kesempatan sama," katanya.

Untuk mengantisipasi adanya praktek curang joki saat seleksi seperti temuan pada seleksi tahun sebelumnya, Azwar Anas menyebut telah memperketat sistem seleksi, di antaranya adalah penggunaandouble face recognitionsaat mendaftar maupun proses seleksi.

"Karena seleksi sebelumnya, tahun lalu ada temuan joki dua tempat. Sekarang kita pakaidouble face recognition,pendaftaran dan pelaksanaan tes. Jadi saat masuk tes wajah beda, langsung sistem berhenti," ujarnya.

Dalam rekrutmen seleksi tahun ini ada sebanyak 600 ribu formasi yang disediakan.

Namun Azwar Anas menyebut hanya sebanyak 250 ribu formasi yang dioptimalkan oleh kementerian lembaga maupun pemerintah daerah. Selain itu, banyak usulan yang dicoret karena dinilai berpotensi tergantikan oleh teknologi.

"Ada sebanyak 600 ribu formasi, tidak termanfaatkan semuanya, tidak lebih 250 ribu. Selain itu banyak usulan, formasi yang tidak diizinkan, misalnya formasi teknis yang berpotensi tergantikan teknologi," jelasnya.

Sementara untuk seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) menyeluruh, Azwar Anas menyebut bakal dilakukan dalam waktu dekat.

Sebab, selain CPNS, pengadaan formasi untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) juga akan segera dilakukan.

"Setelah ini, P3K. Tergantung keuangan daerah, nanti ada P3K paruh waktu dan penuh waktu. Instruksi presiden, kalau datanya benar tidak ada PHK dan otomatis jadi P3K. Nanti bisa penuh waktu dan paruh waktu tergantung seleksi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.