Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pasaman Barat pastikan stok pangan tersedia

📅 Rabu, 21 Agu 2024, 16:26 WIB | Oleh:
Pemkab Pasaman Barat pastikan stok pangan tersedia Doc: Antara/Altas Maulana
Ket. Kantor Dinas Ketahanan Pangan Pasaman Barat. Dinas terkait pastikan stok pangan di daerah itu tersedia hingga saat ini.

Simpang Empat - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat memastikan stok pangan di daerah itu mencukupi hingga saat ini dan tidak terjadi kelangkaan di tengah masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pasaman Barat Ekadiana Oktavia di Simpang Empat, Rabu, mengatakan, pangan yang tersedia merupakan produksi lokal dan juga yang datang dari kabupaten atau kota lain yang ada di dalam dan luar Sumbar.
Menurut dia, untuk beras ketersediaannya 1.494, 25 ton dengan rincian produksi lokal sebanyak 783,50 ton dan produksi dari luar daerah seperti Lampung, Padang, Medan, Palembang, Pasaman dan bulog sebanyak 710,75 ton dengan kebutuhan atau konsumsi rumah tangga sebanyak 800,05 ton.
Lalu jagung dengan stok tersedia sebanyak 2.444,50 ton dengan kebutuhan atau konsumsi rumah tangga sebanyak 3,56 ton.
Cabe rawit dengan ketersediaan 13, 25 ton dengan kebutuhan 9,60 ton berasal dari produksi lokal 8,75 ton dan dari luar daerah 4,50 ton, ketersediaan cabai sebanyak 80,75 ton dengan kebutuhan 73,80 ton berasal dari luar Medan dan Bukittinggi.
Kemudian ketersediaan bawang putih sebanyak 19,75 ton dengan kebutuhan 10,94 ton berasal dari luar daerah seperti Solok, Bukittinggi dan alahan Panjang.
Bawang merah dengan stok 43, 50 ton dengan kebutuhan 39,18 ton yang berasal dari luar daerah seperti Bukittinggi, Alahan Panjang dan Sungai Penuh.
Stok daging sapi 26,25 ton dengan kebutuhan 4,09 ton berasal dari produksi lokal 25 ton dan dari luar daerah Payakumbuh sebanyak 1,25 ton.
"Stok ketersediaan dari kebutuhan masih mencukupi bahkan ada yang berlebih," ujarnya.
Selanjutnya stok daging ayam sebanyak 90,89 ton dengan kebutuhan 74,75 ton berasal dari produksi lokal 22,50 ton dan luar daerah 68,39 ton seperti dari Payakumbuh dan Agam, stok gula pasir 185, 35 ton dengan kebutuhan 106,98 ton berasal dari luar daerah sebanyak 158,56 ton serta stok minyak goreng 120,55 ton dengan kebutuhan 54,97 ton berasal dari luar daerah sebanyak 120,55 ton.
Ia menyebutkan dengan ketersediaan stok pangan yang ada maka masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pangan yang ada.
"Tidak ada terjadi kelangkaan pangan hingga saat ini. Kita mendorong masyarakat untuk memanfaatkan halaman pekarangan rumah untuk menanam berbagai jenis sayuran, cabai dan lainnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.