Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hindari Kehilangan Data dengan CCTV Terintegrasi

📅 Selasa, 20 Agu 2024, 20:33 WIB | Oleh:
Hindari Kehilangan Data dengan CCTV Terintegrasi Doc: istimewa
Ket. Solusi CCTV terintegrasi dari Nawakara. Dengan enkripsi data, pemantauan akses dan pelatihan keamanan kepada penggunanya, diharapkan dapat menghindari hilangnya data yang sewaktu-waktu dibutuhkan dalam penyelidikan.

JAKARTA - Masyarakat semakin menyadari pentingnya sistem pengawasan yang handal, di tengah maraknya kasus kejahatan dan insiden yang memerlukan pembuktian melalui rekaman CCTV. Hilangnya rekaman CCTV pada saat dibutuhkan dalam penyelidikan di persidangan menyadarkan akan pentingnya manajemen data dan pemeliharaan sistem CCTV di berbagai instansi.

Ketika rekaman tersebut hilang, kebenaran menjadi sulit ditegakkan dan pembuktian keadilan bisa terhambat. Situasi ini menegaskan pentingnya sistem CCTV yang terintegrasi dengan baik, yang tidak hanya mengandalkan rekaman, tetapi juga memastikan bahwa semua data aman dan dapat diakses ketika dibutuhkan.

Nawakara sebagai perusahaan jasa solusi keamanan (security solutions) memahami tantangan yang dihadapi oleh bisnis dan institusi saat ini dalam menjaga keamanan dan integritas data. Karena itu, Nawakara mengembangkan sistem CCTV yang mengintegrasikan teknologi.

"Tidak hanya sekedar memasang kamera, tetapi juga membangun ekosistem keamanan yang menjamin setiap aspek kebutuhan pengawasan tercukupi dengan sempurna," kata Delivery Services Electronic Device Department Head Nawakara Alamsyah Mone, melalui keterangan tertulis Selasa (20/8).

Ia menjelaskan dalam dunia teknologi yang bergerak dinamis, kemampuan untuk merespons insiden secara seketika (real-time) sangatlah penting. Sistem CCTV dan alarm yang terintegrasi dengan Nawakara Command Center menawarkan solusi pemantauan seketika yang efektif.

"Fitur pop-up kamera otomatis, misalnya, memungkinkan deteksi ancaman langsung terlihat di layar operator, membantu tim keamanan di lapangan untuk merespons lebih cepat untuk mengambil tindakan segera," ungkapnya.

Selain itu, manajemen data yang efisien adalah kunci keamanan sistem CCTV. Data yang dikumpulkan dari sistem pengawasan ini dapat digunakan untuk menganalisa kondisi dan perilaku di lapangan secara lebih efektif.

Beberapa manfaat lain dari pemantauan real-time, yakni potensi ancaman dapat dicegah sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar. Bahkan, operator dapat memfokuskan perhatian pada area-area yang paling membutuhkan pengawasan, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya.

Ia menambahkan, pengelolaan data yang efektif adalah jantung dari sistem CCTV yang handal. Oleh karena itu, penting jika semua data direkam dan disimpan dengan cara yang aman dan terorganisasi dengan baik.

"Nawakara menawarkan solusi penyimpanan yang fleksibel, mulai dari penyimpanan on premise (internal), adalah sebuah sistem penyimpanan dan pengolahan data yang dikelola langsung oleh tim internal IT perusahaan serta berada di sebuah gedung dan juga off premise (cloud), yang artinya software yang tidak ditempatkan pada area tersebut. Off premise sering disebut sebagai cloud," papar Alamsyah.

Solusi dari Nawakara dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi klien. Dengan teknologi enkripsi terbaru, perusahaan ini memastikan bahwa data tidak hanya aman dari kehilangan tetapi juga terlindung dari akses tidak sah.

Beberapa angkah-langkah keamanan data yang bisa dilakukan dari solusi yang ditawarkan Nawakara adalah enkripsi data. Dengan teknologi enkripsi terbaru menjadi langkah vital dalam melindungi data sensitif, termasuk rekaman video dan informasi penting lainnya, dari potensi pelanggaran keamanan.

"Enkripsi sendiri merupakan metode yang mengubah data menjadi kode yang hanya dapat diakses dengan kunci khusus. Ini memastikan bahwa data tidak bisa dibaca atau dimanipulasi oleh pihak yang tidak berwenang. Dengan enkripsi, bahkan jika data jatuh ke tangan yang salah, informasi tersebut tetap aman dan tidak bisa diakses tanpa kunci enkripsi yang tepat," terangnya.

Selain enkripsi adalah pemantauan akses. Setiap kali sistem pengawasan atau data diakses, jejak digitalnya dicatat dengan detail. Proses ini dikenal sebagai pemantauan akses, di mana setiap aktivitas-baik itu login, transfer data, atau perubahan konfigurasi sistem-dicatat dan dianalisis secara otomatis untuk mendeteksi pola atau aktivitas yang mencurigakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dari Ramadan hingga Pascaidulfitri: PLN NP Pasok 14,1 GW Listrik, Siagakan 8.898 Personel
    Preview komentar:
    Layanan Call center Neo Bank. Anda wajib, Segera hubungi ...
    Layanan Call center Neo Bank. Anda wajib, Segera hubungi ...
  • Produksi Terus Anjlok, RUU Migas Dituntut Hentikan Tren Penurunan Lifting Minyak
    Preview komentar:
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Ogah Latih Timnas Senior! Timo Scheunemann Bongkar Alasan Mengejutkan di Balik Keputusannya!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
Luar Negeri
Tiga Terluka dalam Puluhan ...
Luar Negeri
Presiden Zelenskyy Tolak Pe...
Megapolitan
Wisatawan ke Bogor Bakal Di...
Nasional
RI Pacu Pembangunan PLTS 30...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.