Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penggunaan Anggaran Pendidikan Butuh Evaluasi

📅 Senin, 19 Agu 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Penggunaan Anggaran Pendidikan Butuh Evaluasi Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. Pengamat pendidikan, Indra Charismadji.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan pemerintah merencanakan belanja negara sebesar 3.613,1 triliun rupiah pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025. Adapun alokasi anggaran pendidikan sebesar 722,6 triliun rupiah.

Pengamat pendidikan, Indra Charismadji, menilai problem anggaran pendidikan adalah belum pernah ada evaluasi terkait capaian anggaran pendidikan. Menurutnya, masih banyak amanat Undang-undang Dasar (UUD) 1945 terkait pendidikan yang masih belum tercapai dengan anggaran pendidikan 20 persen dari APBN.

"Jadi problemnya bukan cukup atau tidak cukup kita kaji dulu dong apa yang sudah dilakukan selama ini, berapa yang sudah dikeluarkan agar kita bisa objektif mengatakan itu," ujar Indra, kepada Koran Jakarta, Minggu (18/8).

Dia menilai, anggaran 722,6 tirliun rupiah untuk pendidian sebetulnya cukup, hanya saja penggunaanya belum jelas. Menurutnya, masalah saat ini anggaran pendidikan tersebar ke mana-mana dan tidak terserap.

"Jadi kita evaluasi bersama terbuka saja. Ini bukan cari kesalahan atau siapa yang salah, tapi kita membenahi sistem nasional pendidikan kita," jelasnya.

Indra mengungkapkan, masa transisi pemerintahan saat ini menjadi momentum tepat untuk proses evaluasi tersebut. Pasalnya pemerintahan baru memiliki target-target yang mesti dicapai dan untuk mulainya bisa melalui pendidikan. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.